
Macam-macam vitamin. (Sumber: freepik).
JawaPos.com - Kekurangan vitamin D seringkali sulit dideteksi karena gejala yang tidak spesifik. Namun, kekurangan ini dapat meningkatkan risiko masalah tulang seperti rakhitis dan osteoporosis, serta melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Berdasarkan rekomendasi Kementerian Kesehatan, anak-anak, remaja, dan orang dewasa hingga usia 65 tahun disarankan mengonsumsi 15 mikrogram (mcg) vitamin D per hari, sementara lansia di atas 65 tahun disarankan 20 mikrogram per hari.
Penyebab Kekurangan Vitamin D
Dilansir dari alodokter.com, Sabtu (13/4), defisiensi vitamin D terjadi saat tubuh tidak mendapat asupan yang cukup, bisa karena kurang makan makanan kaya vitamin D atau terbatasnya paparan sinar matahari.
Selain itu, kondisi lain yang bisa menyebabkan defisiensi vitamin D termasuk gangguan penyerapan di saluran pencernaan, alergi susu, warna kulit gelap, usia tua, kelebihan berat badan, dan penggunaan obat-obatan tertentu.
Gejala Kekurangan Vitamin D
Dikutip dari klikdokter.com, Sabtu (13/4), jika Anda mengalami defisiensi vitamin D yang parah dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, beberapa tanda dan gejala dapat muncul.
Tulang Melemah Akibat Rakhitis
Defisiensi vitamin D yang berlangsung lama dan parah pada masa anak-anak dapat mengakibatkan penyakit rakhitis, yang ditandai oleh pelemahan dan pelembutan tulang.
Secara bertahap, tulang, terutama di lengan dan kaki, akan menjadi bengkok. Selain itu, anak-anak mungkin mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik, seperti kemampuan berjalan yang tertunda.
Tulang Melemah Akibat Osteomalasia
Ketika orang dewasa mengalami kekurangan vitamin D yang parah dan berlangsung dalam waktu yang lama, itu dapat menyebabkan osteomalasia, kondisi di mana tulang juga menjadi lembek, mirip dengan rakhitis.
Gejala utama osteomalasia meliputi nyeri tulang dan kelemahan otot. Nyeri tulang sering terjadi di bagian bawah punggung, pinggul, dan tungkai, khususnya meningkat saat berbaring di malam hari.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
