
PP Muhammadiyah bekerja sama dengan PT SAI meluncurkan produk cairan infus Suryavena.
JawaPos.com–PP Muhammadiyah bekerja sama dengan PT Satoria Aneka Industri (SAI). Dalam keterangan resmi yang diterima JawaPos.com, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama SAI menggagas kolaborasi untuk meluncurkan produk cairan infus bernama Suryavena.
Rencananya, Suryavena dipasok untuk ratusan rumah sakit dan klinik yang terafiliasi dengan Muhammadiyah-Aisyiyah.
”Iya betul, Pimpinan Pusat Muhammadiyah meluncurkan Suryavena bersama SAI, produk infus inovatif karya Majelis Ekonomi dan Bisnis bekerja sama dengan PT Satoria Aneka Industri (SAI) yang telah menghasilkan produk ramah lingkungan dan berkualitas,” jelas Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Menurut Haedar, Suryavena menjadi salah satu bentuk jihad di sektor ekonomi. Diharapkan berdampak positif terhadap kemajuan umat dan bangsa.
Dia mengungkapkan, kemajuan Muhammadiyah sangat tergantung pada komitmen bersama. Rasa bangga adalah bagian dari rasa memiliki Muhammadiyah.
”Jadi, Suryavena harus menjadi bagian dari miliki kita bersama untuk menjadi instrumen memajukan rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta program kesehatan Muhammadiyah-Aisyiyah untuk kesehatan bangsa,” beber Haedar.
Sementara itu, Presiden Direktur Satoria Group Alim Satria mengatakan, kerja sama itu merupakan co branding dengan merek Suryavena yang dimiliki Muhammadiyah dan SAI untuk memenuhi kebutuhan seluruh jaringan rumah sakit Muhammadiyah.
”Sebagai perusahaan multinasional, Satoria sangat mendukung penguatan produk lokal di negeri sendiri. Kami menyambut gembira keinginan PP Muhammadiyah untuk memiliki produk merek sendiri,” kata Alim Satria.
Alim Satria menjelaskan, kerja sama itu melibatkan tiga pihak. Yakni Satoria Aneka Industri (SAI) sebagai produsen, Kimia Farma Trading & Distribution sebagai distributor, dan Muhammadiyah sebagai pemasaran ke jaringan rumah sakit.
”Kerja sama ini bukanlah sekadar kolaborasi bisnis biasa, namun sebuah keinginan dengan visi bersama untuk mencapai tujuan yang luar biasa. Bagi Satoria kolaborasi ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjamin kualitas hidup melalui pengobatan berkualitas tinggi dan unggul yang terjangkau dan dapat diakses semua orang,” ungkap Alim Satria.
Cairan infus Suryavena rencana mulai diproduksi akhir bulan ini dan mulai beredar pada April. Managing Director Satoria Pharma Adi Pranoto Alim menyebutkan, pemasaran diserahkan kepada Muhammadiyah untuk diedarkan ke seluruh jaringan rumah sakit dan klinik. Produksi Suryavena pada tahun pertama diproyeksikan mencapai 2 juta botol cairan infus dan akan meningkat double digit pada tahun-tahun berikutnya.
Dengan jaringan rumah sakit dan klinik dan mencapai 400 unit, Adi optimistis kerja sama itu akan terus berkembang. Tidak menutup kemungkinan untuk memasok rumah sakit lain.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
