
Rokok, barang kecil yang pacu kecanduan/Image by wirestock on freepik
JawaPos.com - Selama puasa, kita harusnya fokus pada ibadah dan meninggalkan kebiasaan negatif. Ini merupakan kesempatan tepat untuk transformasi positif dalam hidup Anda.
Anda bisa mengurangi kebiasaan buruk seperti merokok selama bulan puasa. Penting untuk dicatat bahwa merokok saat berbuka dapat lebih berisiko bagi kesehatan dibandingkan dengan merokok di luar waktu puasa.
Kenyataannya, bagi perokok, menahan keinginan untuk tidak merokok ternyata lebih sulit daripada menahan lapar dan haus, sehingga banyak perokok yang langsung merokok setelah berbuka. Padahal, hal ini lebih berbahaya untuk kesehatan.
Bahaya Langsung Merokok saat Berbuka Puasa
Rokok mengandung bahan kimia seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida yang berpotensi merugikan kesehatan, menyebabkan penyakit kronis dan kematian.
Sebagian orang yang berpuasa sering merasakan "mulut asam" karena menahan keinginan merokok sepanjang hari. Ketika berbuka, mereka tergoda untuk merokok meskipun baru sedikit menenggak air ataupun makanan pembuka.
Dilansir dari Halodoc.com, merokok saat perut kosong, membuat tubuh langsung menerima zat-zat berbahaya yang dapat menyebabkan dampak negatif, seperti:
- Mual dan Pusing
Paparan karbon monoksida bisa mengganggu hemoglobin, menyebabkan kekurangan oksigen dalam tubuh, yang dapat menyebabkan pusing dan bahkan menurunkan fungsi otot dan jantung. Selain itu, dapat meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.
- Nyeri Terbakar di Dada
Efek lain dari merokok setelah berbuka puasa adalah munculnya nyeri dada atau heartburn, disebabkan oleh pelemahan katup esofagus, memungkinkan asam lambung naik hingga kerongkongan. Refluks duodenogastrik juga bisa terjadi, menimbulkan gejala serupa.
- Kanker Paru-Paru
Merokok saat berbuka puasa meningkatkan risiko kanker paru-paru karena nikotin langsung memengaruhi organ dalam tubuh saat perut masih kosong.
Nikotin akan terendap dalam tubuh selama 8 jam, semakin sering merokok, semakin tinggi akumulasinya, meningkatkan risiko penyakit jantung.
- Tukak Lambung

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
