hipertensi atau tekanan darah tinggi/ YouTube @Kata_Dokter
JawaPos.Com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup banyak dialami masyarakat dunia.
Masalah hipertensi dikenal sebagai salah satu penyakit 'silent killer' karena gejalanya sering tak terdeteksi.
Biasanya, obesitas, minum alkohol, merokok, usia yang lebih tua, stres, kurangnya aktivitas fisik dan genetik menjadi beberapa penyebab dari hipertensi.
Nah, apabila Anda memiliki tekanan darah lebih dari 130/80 mm hg,sebaiknya harus waspada.
Kemudian, jika Anda merasakan sakit kepala, kelelahan, masalah penglihatan, nyeri dada, kesulitan bernapas dan ada darah dalam urin, maka Anda harus memeriksakan tekanan darah.
Selain mengonsumsi obat-obatan, penderita hipertensi juga harus mengubah gaya hidup.
Misalnya dengan berolahraga, menurunkan asupan garam, meningkatkan konsumsi makanan yang kaya kalium adalah beberapa cara.
Baca Juga: Hipertensi Berdampak Buruk Pada Ibu Hamil, Berikut Penjelasan Dokter RSPI Sulianti Saroso
Dilansir dari NDTV, Sabtu (2/3), ada beberapa cara untuk mengubah pola makan pasien hipertensi, di antaranya sebagai berikut.
1. Ganti Makanan Kemasan dengan Sayuran
Banyak orang di seluruh dunia praktis memilih makanan beku dan makanan kemasan. Tapi itu tak baik untuk kesehatan dan juga buruk bagi pasien hipertensi.
Seseorang harus beralih dengan memasak sayuran yang sederhana seperti sup ayam. Konsumsilah sayuran hijau brokoli, capsicum, sawi, kangkung, selada, bayam, wortel, tomat, dan jamur.
2. Ganti Camilan dengan Kacang-Kacangan
Kacang-kacangan dan beberapa biji-bijian kaya akan kalium dan nutrisi lain yang membantu menurunkan tekanan darah.
Jadi, daripada keripik dan makanan goreng lainnya, gantilah dengan almond, kenari, kacang tanah, hazelnut, kenari, ara, kacang mete, dan kacang tanah.
Lalu pilih biji chia dan biji rami juga. Namun, pastikan jangan membumbuinya dengan garam.
Baca Juga: Mitos dan Fakta Seputar Penyebab Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi oleh dr. Jeffri Aloys Gunawan
3. Ganti Soda dengan Smoothie Buah Asli
Pasien hipertensi, dilarang minum minuman kalengan atau soda.
Gantilah dengan smoothie yang lezat dan sehat seperti smoothie Bayam-Pisang, smoothie Delima-Apel dan smoothie Bit-Jahe.
Sebab minuman manis kalengan memiliki pengawet yang berbahaya dan kalori tinggi.
4. Ganti Garam dengan Herbal
Dalam memasak, batasi garam dan gantilah dengan bahan herbal.
Bisa dengan memilih lemon, jahe, lada, daun kemangi, bawang putih, daun mint, rosemary, dan kayu manis untuk menambah rasa pada masakan.
***

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
