
ilustrasi vitamin C dari buah jeruk. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Saat kamu merasa take nak badan atau pilek, tindakan yang mungkin dilakukan yakni meminum segelas jeruk peras, makanan atau suplemen mengandung vitamin C.
Nutrisi ini dinilai mampu melawan penyakit. Tapi berapa jumlah takaran harian vitamin C yang boleh dikonsumsi?
Vitamin C, juga disebut asam askorbat merupakan vitamin larut dalam air yang banyak terdapat di banyak buah dan sayuran.
Selain membantu sistem kekebalan tubuh, ini juga membantu mendukung penyerapan nutrisi, produksi kolagen, dan penyembuhan luka.
Dikutip dari EatingWell, Selasa (27/2), asupan vitamin C harian yang direkomendasikan bervariasi tergantung usia, jenis kelamin, dan tahap kehidupan.
Menurut National Institutes of Health (NIH), asupan harian yang disarankan sebanyak 90 miligram untuk pria dewasa, 75 miligram untuk wanita dewasa, 85 miligram untuk ibu hamil, dan 120 miligram untuk ibu menyusui.
Jika kamu memerlukan dukungan kekebalan ekstra selama musim pilek dan flu atau setelah olahraga berat, pertimbangkan untuk meningkatkan asupan vitamin C sementara menjadi 100 hingga 200 miligram.
Namun, alih-alih mengonsumsi suplemen, cobalah untuk menjaga pola makan seimbang kaya akan berbagai buah dan sayuran.
Pendekatan ini biasanya menyediakan cukup vitamin C alami untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat dan sehat.
Meskipun vitamin C menawarkan banyak manfaat kesehatan, mengikuti asupan harian yang direkomendasikan sangatlah penting karena ada batasan seberapa banyak vitamin C dapat diserap secara efektif oleh tubuh.
Tingkat asupan yang ditoleransi untuk vitamin C bervariasi menurut usia dan jenis kelamin, tetapi umumnya sekitar 2.000 miligram per hari untuk kebanyakan orang dewasa.
Melebihi batas ini bisa memicu efek samping seperti ketidaknyamanan pencernaan termasuk mual, kram, dan diare.
NIH memperingatkan asupan vitamin C berlebihan dapat menimbulkan risiko tambahan bagi mereka yang memiliki kondisi tertentu seperti gangguan kelebihan zat besi atau penyakit ginjal.
Kebanyakan orang tidak perlu khawatir untuk mengonsumsinya secara berlebihan selama mereka menjaga pola makan seimbang, namun konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan jika mempertimbangkan suplemen dosis tinggi.
“Dengan konsumsi vitamin C yang berlebihan dalam jangka panjang, ada kemungkinan batu ginjal berkembang,” kata dietisien Blanca Garcia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
