Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Februari 2024 | 20.08 WIB

Benarkah Brown Sugar Baik untuk Dikonsumsi? Ketahui 5 Pemanis Penggantinya yang Lebih Sehat

ilustrasi brown sugar. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Brown sugar atau gula cokelat mengandung beberapa mineral dan nutrisi, namun jumlahnya tidak dapat berkontribusi secara signifikan terhadap nutrisi, juga tinggi kalori seperti gula rafinasi dan meningkatkan kadar gula darah.

Brown sugar berasal dari sari dan air tebu dibuat dalam bentuk butiran kristal kecil serta warna cokelatnya hasil dari pemurnian tebu. Gula tersebut merupakan produk gula sukrosa.

“Molase memberikan rasa yang berbeda selain warna dan membuatnya lembab. Proses pembuatannya melibatkan penambahan molases ke dalam gula putih halus untuk memberikan ciri khas,” kata ahli gizi Veena V, dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Senin (26/2).

Adapun nilai gizi brown sugar sedikit berbeda berdasarkan faktor yang bergantung pada kandungan tambahan molase.

“Namun, brown sugar menyediakan sekitar 15 kalori per sendok teh dan mengandung sejumlah kecil mineral seperti kalsium, potasium, zat besi, dan magnesium,” jelas Veena.

Brown sugar seperti jenis gula lainnya, tidak sehat jika dikonsumsi berlebihan. Berikut beberapa alasan mengapa dianggap tidak sehat:

  1. Tinggi kalori

Brown sugar padat kalori, memberikan kalori kosong dengan sedikit atau tanpa nilai gizi. Kandungan kalorinya hanya sedikit lebih rendah dibandingkan gula putih.

Satu sendok teh gula putih mengandung 16,3 kalori sedangkan brown sugar punya 15 kalori.

  1. Tingkatkan kadar gula darah

Brown sugar jadi sumber karbohidrat menyebabkan lonjakan kadar gula darah bila dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Hal ini dapat menjadi masalah khususnya bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko terkena diabetes.

  1. Kerusakan gigi

Seperti gula lainnya, brown sugar menyebabkan kerusakan gigi jika sering dikonsumsi. Bakteri di mulut memakan gula, menghasilkan asam yang dapat mengikis enamel gigi menghasilkan gigi berlubang.

  1. Risiko penyakit kronis

Konsumsi gula yang berlebihan termasuk brown sugar telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan jenis kanker tertentu.

Kendati demikian, terdapat beberapa pengganti brown sugar yang dianggap sebagai pilihan lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi:

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore