
Hindari Interaksi Berikut Saat Mengonsumsi Vitamin B12./Sumber foto: (Freepik/Andreyoskirko)
JawaPos.com - Vitamin memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, salah satunya yakni vitamin B12.
Vitamin B12 merupakan nutrisi penting yang harus disertakan dalam pola makan Anda.
Fungsi utama vitamin B12 yakni dapat mendukung sistem saraf dan pembentukan sel darah merah.
Sifatnya yang mudah larut dalam air, menjadikan vitamin B12 mudah diserap oleh tubuh serta dapat membantu dalam produksi DNA.
Tak hanya itu saja, vitamin B12 juga berperan dalam meningkatkan energi dan mempercepat metabolisme.
Meskipun tubuh tidak dapat menghasilkannya sendiri, tak perlu khawatir karena vitamin B12 dapat ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk produk hewani seperti daging, produk susu, makanan laut (seafood), telur, hingga suplemen.
Apabila pola makan Anda mencakup daging, ikan, atau kerang, susu, serta produk susu lainnya, Anda seharusnya dapat memenuhi kebutuhan harian yang disarankan tanpa perlu mengonsumsi suplemen vitamin B12.
Untuk diketahui, 10 hingga 30% individu lanjut usia berpotensi tidak menyerap B12 dari makanan dengan baik.
Sehingga, individu yang berusia di atas 50 tahun sebaiknya memenuhi kebutuhan harian mereka melalui makanan yang diperkaya dengan vitamin B12 atau suplemen yang mengandung B12.
Jika Anda sedang menjalani pengobatan dan mengonsumsi obat lain, Anda sebaiknya tidak menggunakan suplemen vitamin B12.
Hindari interaksi dengan obat-obatan berikut saat mengonsumsi suplemen vitamin B12, atau konsultasikan terlebih dahulu dengan penyedia layanan kesehatan Anda.
Adapun, obat-obatan yang mengurangi kadar B12 dalam tubuh meliputi:
● Obat anti-kejang, termasuk fenitoin (Dilantin), fenobarbital, primidon (Mysoline).
● Obat kemoterapi, terutama metotreksat.
● Kolchisin, digunakan untuk mengobati asam urat.
Baca Juga: 6 Faktor yang Memengaruhi Anda Kekurangan Vitamin D, Salah satunya Warna Kulit
● Pengikat asam empedu, digunakan untuk menurunkan kolesterol; termasuk kolestipol (Colestid), kolestiramin (Questran), dan kolsevelam (Welchol).
● Penghambat H2, digunakan untuk mengurangi asam lambung, termasuk simetidin (Tagamet), famotidin (Pepcid AC), ranitidin (Zantac).
● Metformin (Glucophage), obat yang diminum untuk diabetes.
● Penghambat pompa proton, digunakan untuk mengurangi asam lambung seperti esomeprazol (Nexium), lansoprazol (Prevacid), omeprazol (Prilosec), rabeprazol (Aciphex).
● Antibiotik, Tetrasiklin
Vitamin B12 tidak boleh dikonsumsi pada saat yang sama dengan tetrasiklin karena dapat mengganggu penyerapan dan efektivitas obat ini. Vitamin B12 sebaiknya dikonsumsi pada waktu yang berbeda dari tetrasiklin.
***

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
