Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Oktober 2022 | 01.48 WIB

Khasiat Daun Binahong untuk Luka hingga Kendalikan Penurunan Memori

Daun Binahong. (Alfian Rizal/Jawa Pos) - Image

Daun Binahong. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

TANAMAN binahong menarik perhatian orang Indonesia sejak sekitar 15 tahun lalu. Secara empiris, tanaman tersebut dikenal dapat membantu mempercepat pengeringan luka pascaoperasi serta mengatasi radang dan memar. Saat itu sudah beredar pula informasi pemanfaatannya sebagai pereda nyeri dan mengendalikan gejala diabetes.

Nama binahong sebenarnya digunakan untuk menyebutkan tanaman bernama ilmiah Anredera cordifolia itu dari suku Basellaceae. Tanaman tersebut merambat, berdaun tebal seperti berdaging dengan warna hijau tua, memiliki bunga dalam rangkaian berwarna putih, dan berbau wangi. Ada umbi kecil yang tumbuh pada ruas batang yang merambat dari tanaman asal Brasil itu. Lantaran mudah tumbuh di Indonesia, para peneliti dalam negeri pun tertarik mengupas manfaatnya.

Ada informasi yang menyebutkan pemakaian daun dan umbi di atas tanah sebagai sumber protein dan serat pangan. Informasi lain pemanfaatan tanaman binahong dalam pengobatan sangat bervariasi, termasuk penyembuh luka bakar, mengendalikan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, mempercepat penyembuhan luka diabetes, stres mental dan fisik, antiradang, hingga antiobesitas. Di Malaysia, daun dan tangkai binahong dipakai sebagai tonik pasca melahirkan. Daun binahong yang dimasak bersama ayam cocok untuk memperlancar pengeluaran air susu ibu.

Uji aktivitas antibakteri sudah dilakukan dengan bermacam-macam jenis kuman dan jamur. Hasilnya, daun binahong dapat membantu mengatasi infeksi oleh jenis bakteri tertentu. Itulah yang bisa menjelaskan khasiatnya dalam membantu percepatan penyembuhan luka.

Aktivitas pemakaiannya untuk kesehatan selalu berkaitan erat dengan aneka kandungan. Ditemukan melalui skrining, terdapat senyawa golongan alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, terpenoid, dan polifenol. Peneliti Indonesia membuktikan aktivitas antioksidan pada bagian tanaman di atas tanah karena kandungan flavonoid, steroid, dan polifenol. Hasil isolasi dari ekstraknya, ditemukan senyawa seperti vitexin, isovitexin, dan myricetin. Kandungan minyak asiri yang utama pada binahong, antara lain, phytol dan alfa pinene.

Meningkatkan Memori


Penurunan kemampuan fungsi otak untuk belajar dan mengingat pasti terjadi seiring bertambahnya umur. Namun, berbagai upaya tetap dapat dilakukan untuk mengendalikan agar penurunan tidak terjadi secara drastis. Ada studi menarik tentang pengaruh pemberian ekstrak binahong selama beberapa minggu terhadap perbaikan fungsi otak. Penelitian dilakukan bersama, antara lain, oleh peneliti Amerika dan Jepang.

Studi dilakukan pada hewan coba mencit yang dibuat mengalami percepatan proses penuaan. Yang dipelajari adalah efek ekstrak terhadap perilaku mencit yang berkaitan dengan kemampuan belajar dan mengingat. Hasilnya menunjukkan terjadinya efek peningkat memori dan belajar. Hal itu berkaitan erat dengan meningkatnya ekspresi protein yang bertanggung jawab pada memori dan belajar pada otak. Misalnya, kelancaran jalur sinyal dan plastisitas sel saraf, juga hubungan antarsel saraf.

Uji memang perlu berlanjut. Namun, hasil penelitian itu menyarankan penggunaan daun binahong untuk mengendalikan menurunnya perilaku karena kandungan protein yang berkaitan dengan memori dan kemampuan belajar otak.

Mempercepat Penyembuhan Luka Diabetes


Uji khasiat binahong pada penyembuhan luka diabetes menarik untuk dikaji. Peneliti Indonesia telah melakukannya dan hasilnya sudah dipublikasikan pada 2022. Ekstrak metanol binahong diberikan pada tikus normal dan tikus yang dibuat mengalami luka akibat kadar gula darah tinggi. Biopsi untuk membuat luka pada kulit tikus diabetes dibuat setelah kadar gula darah tikus mencapai lebih tinggi dari 200 mg/dL. Ekstrak diberikan tiga kali sehari selama 14 hari pada luka.

Proses penutupan luka terlihat berlangsung seiring dengan bertambahnya waktu pengobatan. Hasilnya menunjukkan terjadinya penurunan area luka sebanyak 60 persen pada hari ke-14. Penutupan luka tertinggi terjadi pada kelompok tikus diabetes yang diberi ekstrak 10 persen. (*)

---

Mengonsumsi Binahong

Hasil uji keamanan binahong pada hewan coba dinyatakan aman. Termasuk tidak mengakibatkan keguguran janin. Kita dapat menikmati daun binahong dengan berbagai cara:

Menumis:

Daun binahong secukupnya ditumis bersama bawang putih dengan api berkekuatan sedang.

Merebus 5–10 lembar daun dalam 500 ml air hingga mendidih, kecilkan api, lanjutkan pendidihan selama 10 menit. Minumlah 250 ml sekali sehari terlebih dahulu dan amati hasilnya.

Jus daun:

Ambil 5–10 lembar daun, tambahkan air dan langsung dijus. Cobalah terlebih dahulu dan amati hasilnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore