Ilustrasi tanaman saga yang bermanfaat sebagai obat herbal alami (Dok. Alodokter)
JawaPos.com - Daun saga adalah daun yang berasal dari tanaman Abrus precatorius, yaitu tumbuhan merambat yang berasal dari India. Namun, sekarang tanaman ini sudah menyebar luas ke negara Asia lainnya termasuk Indonesia.
Tanaman ini dikenal memiliki daun kecil berwarna hijau muda yang tersusun rapi berpasangan di sepanjang tangkainya. Sekilas bentuk daun saga mirip dengan daun kelor, tetapi wujud dari kedua tanaman ini sangatlah berbeda.
Daun saga memiliki batang kecil dan pola tumbuh yang merambat, sedangkan tanaman kelor bisa tumbuh sangat besar dan menjulang. Tanaman saga masih termasuk dalam jenis polong-polongan dengan ciri khas biji yang berwarna merah terang dengan titik hitam di atasnya.
Di dalam pengobatan tradisional, daun saga telah lama digunakan sebagai ramuan herbal alami. Umumnya, daun saga digunakan sebagai obat untuk meredakan batuk dan radang tenggorokan.
Kandungan Nutrisi dalam Daun Saga
Dikutip dari Halodoc, dalam setiap 100 gram daun saga terdapat berbagai kandungan nutrisi penting bagi tubuh.
Selain kandungan nutrisi di atas, daun saga juga memiliki berbagai senyawa aktif yang bersifat antiinflamasi, antibakteri serta antioksidan. Namun, perlu diketahui bahwa biji tanaman saga tidak untuk dikonsumsi karena beracun dan berpotensi membahayakan.
Manfaat Daun Saga bagi Kesehatan Tubuh
Khasiat daun saga berasal dari beragam senyawa aktif yang dikandungnya, seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan terpenoid. Dikutip dari Alodokter, berikut manfaat daun saga sebagai obat herbal alami untuk membantu meredakan berbagai gangguan kesehatan.
1. Mengatasi Sariawan
Daun saga dikenal ampuh sebagai obat herbal alami untuk mengatasi sariawan. Menurut hasil penelitian, manfaat ini berasal dari kandungan saponin di dalamnya yang berperan dalam mempercepat proses penyembuhan berbagai masalah akibat peradangan, termasuk sariawan.
2. Meredakan Batuk dan Panas Dalam
Daun saga dikenal sebagai obat alami untuk meredakan batuk berkat kandungan antitusif yang bekerja dengan menekan refleks batuk di otak. Selain itu, sifat ekspektorannya membantu mengeluarkan dahak dan lendir dari saluran pernapasan, sehingga efektif juga untuk meredakan pilek.
Air rebusan atau teh daun saga dapat dikonsumsi untuk mengatasi batuk, pilek, sekaligus mengobati panas dalam. Selain menenangkan tenggorokan, teh daun saga yang manis juga memberikan sensasi hangat dan melegakan pernapasan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
