
MPASI penting diberikan untuk bayi berusia 6-23 bulan (freepik.com)
JawaPos.com – Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengeluarkan rekomendasi pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI) untuk bayi berusia 6 hingga 23 bulan.
MPASI adalah makanan bertekstur lunak yang diperuntukkan bagi anak usia 6 bulan. Jika sudah berusia 8 bulan maka mereka bisa diberi makanan yang dipotong kecil.
Sementara, untuk makanan yang sama dengan anggota keluarga lain, bisa diberikan saat si kecil sudah berusia 12 bulan.
MPASI sangat penting untuk mendukung proses tumbuh kembang si kecil, oleh sebab itu para Ibu juga harus memperhatikan asupan gizi yang terdapat di dalam makanan pendamping asi tersebut.
“MPASI ini diharapkan berasal dari makanan lokal setempat. Kadang orang berpikir protein hewani itu mahal, padahal sebetulnya bisa, minimal satu butir telur,” ungkap Ketua Tim Kerja Standar Kecukupan Gizi dan Mutu Pelayanan Gizi dan Kesehatan Ibu-Anak Kemenkes, Seperti yang telah dilansir dari Antara, Senin (29/1).
Dengan memberikan makanan pendamping yang tepat, maka si kecil akan bisa bertahan hidup, tumbuh, dan berkembang dengan baik. Berikut penjelasan lengkap mengenai rekomendasi WHO mengenai MPASI.
Waktu Terbaik Memberi MPASI
Pengenalan MPASI bisa dimulai saat bayi berusia 6 bulan sembari tetap memberikan air susu ibu (ASI). Porsi makannya pun harus diatur sesuai dengan usianya.
Untuk bayi usia 6-8 bulan dianjurkan 2-3 sendok makan hingga 125 ml. sedangkan bayi berusia 9-11 bulan diberikan dengan porsi 125 ml. sementara untuk bayi usia 12-23 bulan sudah bisa diberi dengan porsi 200-250 ml.
Rekomendasi Menu MPASI
Perlu diketahui bahwa bayi tidak boleh diberi makanan yang dapat menyebabkan tersedak, makanan seperti anggur, dan potongan wortel sebaiknya dihindari dahulu.
Ada beberapa macam menu MPASI yang bisa diberikan setiap harinya untuk si kecil, seperti makanan yang mengandung protein hewani yakni daging, ikan dan telur. Para Ibu juga bisa memberinya sayur dan buah-buah lembut serta kacang dan biji-bijian.
WHO juga mengingatkan untuk menghindari makanan yang tidak sehat, seperti makanan yang tinggi gula, garam, dan lemak trans. Kemudian, minuman berpemanis seperti kopi dan teh.
Konsumsi jus buah dan makanan kaya zat pati, seperti mie dan tepung-tepungan juga sebaiknya dihindari.
Sebagai pelengkap MPASI, para Ibu bisa memberikan suplemen nutrisi atau produk makanan yang difortifikasi.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
