Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Januari 2024 | 20.31 WIB

Bayi di Bawah 1 Tahun Disarankan Tidak Mengkonsumsi Madu, Berikut Penjelasannya

Ilustrasi - Madu Murni dari Lebah. - Image

Ilustrasi - Madu Murni dari Lebah.

JawaPos.com – Madu adalah subtansi makanan manis dan kental yang dibuat oleh lebah madu dan beberapa serangga lainnya.

Lebah madu adalah serangga yang kaya akan manfaat. Semua yang dihasilkan oleh lebah madu dikenal berkhasiat untuk kesehatan.

Madu alami pada umumnya terbuat dari nectar yang didalamnya terdapat cairan manis yang terdapat dalam mahkota bunga yang dapat diserap oleh lebah atau tawon, yang kemudian dikumpulkan dan disimpan di dalam sarangnya untuk diolah menjadi bahan persediaan makanan utama bagi mereka.

Lebah mengubah disakarida menjadi madu dengan proses mengunyah berkali-kali sampai setengah tercerna.

Tapi proses ini tidak berlangsung sekaligus, setelah dikunya sakarida masih dalam bentuk cair dan masih banyak mengandung air, maka proses berikutnya adalah penguapan sebanyak mungkin dan transformasi dengan enzim.

Hal ini dilakukan lebah sebagai cadangan ketika musim dingin atau saat makanan langka.

Madu juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Menurut penelitian para ahli, madu memiliki berbagai kandungan banyak mineral dan mengandung tujuh vitamin B kompleks dan didalamnya terdapat kandungan vitamin C.

Walaupun banyak manfaat, namun ada beberapa berita yang mengabarkan bahwa bayi dibawah satu tahun disarankan untuk tidak mengkonsumsi madu.

Bagi orang tua yang memiliki bayi memang harus memperhatikan apa yang diberikan kepada sang buah hati.

Orang tua wajib belajar mengenai apa yang diperbolehkan dan tidak untuk dikonsumsi sang buah hati.

Dilansir dari Parent.com (26/1), Madu mungkin mengandung spora bakteri yang disebut Clostridium botulinum.

Hal ini mungkin menyebabkan botulisme—kondisi serius yang menyerang saraf tubuh, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  (CDC).

jangan pernah memberikan madu kepada anak sebelum usia 1 tahun, gunakan dalam resep atau masakan. Madu yang dipasteurisasi dan tidak dipasteurisasi dapat menyebabkan keracunan makanan serius yang dikenal sebagai botulisme pada bayi.

Gejala botulisme pada bayi bisa muncul beberapa jam hingga beberapa hari setelah bayi mengkonsumsi madu. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore