Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Januari 2024 | 19.52 WIB

WHO Ingatkan Wabah Penyakit X, Persiapan Penanganan Baru Setelah Covid-19

Wabah penyakit X. (Pexel)

JawaPos.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (17/1), mengingatkan masyarakat dunia untuk bersiap menghadapi pandemi berikutnya yang disebut ‘Penyakit X’.

Penyakit X adalah istilah yang digunakan WHO untuk menggambarkan penyakit yang belum diketahui dan berpotensi menyebabkan krisis kesehatan global.

Dilansir dari NDTV (23/1), Direktur Jenderal WHO Tedros bergabung dengan para pemimpin dunia di KTT Davos untuk membahas strategi menghadapi potensi pandemi berikutnya.

Pada pertemuan tersebut WHO dan para ahli kesehatan membicarakan mengenai persiapan untuk menghadapi penyakit X yang akan terjadi setelah adanya penyakit Covid-19 yang mematikan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa pandemi COVID-19 telah menunjukkan betapa rentannya dunia terhadap ancaman kesehatan yang tidak terduga. 

Menurut WHO, pandemi berikutnya mungkin disebabkan oleh virus “placeholder” hipotesis bernama “Penyakit X”, yang menyatakan bahwa penyakit tersebut mungkin sudah “sedang dalam perjalanan”. Menurut para ilmuwan, Penyakit X bisa 20 kali lebih mematikan dibandingkan Covid-19. 

Dirjen WHO Tedros Ghebreyesus telah meminta negara-negara anggota untuk menandatangani perjanjian pandemi organisasi kesehatan tersebut dan mencapai kesepakatan pandemi untuk mengatasi ancaman pandemi lain yang mungkin disebabkan oleh virus “penampung” hipotesis bernama “Penyakit X”.

Ghebreyesus, ketika berbicara di depan audiensi di Forum Ekonomi Dunia di Davos, mengatakan bahwa ia berharap negara-negara akan mencapai kesepakatan pandemi pada bulan Mei untuk mengatasi “musuh bersama” ini.

''Ada hal-hal yang tidak diketahui yang mungkin terjadi, dan apapun yang terjadi adalah soal kapan, bukan kapan, jadi kita perlu memiliki penggantinya, untuk penyakit yang tidak kita ketahui,'' kata Ghebreyesus.

“Kami kehilangan banyak orang [selama COVID] karena kami tidak bisa menangani mereka. Mereka bisa diselamatkan, tapi tidak ada ruang. Tidak ada cukup oksigen. Jadi bagaimana Anda bisa memiliki sistem yang bisa berkembang ketika dibutuhkan? '', dia menambahkan.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore