Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 November 2021 | 19.50 WIB

3 Cara Disiplin Kelola Gula Darah Agar Diabetes Tak Sampai Komplikasi

Ilustrasi peringatan bahaya Diabetes - Image

Ilustrasi peringatan bahaya Diabetes

JawaPos.com - Pasien diabetes wajib mengendalikan dan mengelola gula darahnya dengan disiplin serta menerapkan gaya hidup sehat. Pengendalian jenis makanan dan jadwalnya pun harus teratur.

“Dalam dua tahun terakhir ini, selain prevalensi diabetes yang masih terus meningkat, kondisi pandemi juga menjadi tantangan khusus bagi para penyandang diabetes (diabetesi). Hal ini dikarenakan bertambah sulitnya melakukan pengawasan terhadap gula darah akibat berbagai pembatasan sosial," kata Director of Special Needs and Healthy Lifestyle Nutrition KALBE Nutritionals, Tunghadi Indra dalam keterangan resminya Senin (15/11).

Sementara itu, Ketua Umum PERKENI Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD memaparkan bahwa kematian akibat diabetes menjadi penyebab kematian nomor 3 di dunia. Maka penyakit diabetes membutuhkan perhatian dari seluruh elemen masyarakat.

“Diabetes adalah bukan penyakit yang ringan, namun penyakit yang mematikan atau penyakit katastrofik,” papar Ketut.

Senada dengan Ketut, Ketua PB PERSADIA Dr. dr. Sony Wibisono, Sp.PD-KEMD, FINASIM juga mengingatkan pasien diabetes agar disiplin dan menjaga kondisi kesehatan.

"Penyandang diabetes berhak mendapat dukungan, tidak hanya dari diri sendiri, tetapi juga dari edukator, keluarga, dokter, dan elemen lainnya,” ujar Sony.

Apa saja cara mudahnya agar pasien diabetes lebih disiplin?

 

1. Diet 3J

Menurut Sony, pentingnya penanganan diabetes yang tepat untuk mencegah terjadinya komplikasi. Diet 3J yaitu jumlah kalori yang dikonsumsi tiap hari, jadwal makan, dan jenis makanan yang dikonsumsi perlu terus diperhatikan oleh penyandang diabetes.

 

2. Olahraga

Bukan hanya itu, penyandang diabetes juga harus olahraga 30 menit sehari.

 

3. Terapi Obat

Terapi obat minum dan suntik, serta mendapatkan penyuluhan yang memadai. Kondisi pandemi dengan berbagai pembatasan aktivitas membuat kegiatan penanganan diabetes secara kolektif yang biasa dipusatkan di rumah sakit mengalami hambatan. Selain itu, kondisi diabetesi yang ada di rumah saja membuat mereka lebih sulit mengontrol gula darah dan menjaga pola makan. Fluktuasi level gula darah bisa mengakibatkan imunitas tubuh menjadi lemah dan mudah terpapar virus. Oleh karena itu, penting sekali untuk mencegah risiko komplikasi covid pada diabetesi dan menurunkan angka kematiannya.

"Apalagi, saat ini kita masih masa pandemi. Covid-19 sendiri merupakan penyakit yang lebih sering menyerang pasien diabetes, sehingga mereka diwajibkan dan diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin karena dapat mencegah infeksi akibat terpapar Covid-19 dan mencegah penyakit menjadi lebih parah,” kata Ketut.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore