
Keringat Dingin Akibat Asam Lambung (herminahospitals.com)
JawaPos.com - Keringat dingin seringkali muncul sebagai gejala ketika seseorang mengalami naiknya asam lambung, yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman tanpa adanya sensasi gerah.
Dikutip dari Siloam Hospitals Kamis (14/12), Refluks asam lambung, yang ditandai oleh aliran asam lambung ke esofagus, dapat menyebabkan gejala seperti rasa terbakar di ulu hati, mual, dan nyeri perut.
Meskipun hubungan langsung antara keringat dingin dan naiknya asam lambung belum sepenuhnya dipahami, diduga bahwa tubuh merespons ancaman atau efek dari asam lambung naik, terutama terkait dengan rasa nyeri.
Kondisi keringat dingin lebih mungkin terjadi saat gejala asam lambung muncul secara tiba-tiba atau dalam situasi yang tidak nyaman, seperti di tempat umum.
Telat makan dalam waktu lama juga dapat memicu kambuhnya asam lambung, yang pada gilirannya dapat menyebabkan keringat dingin karena penurunan kadar gula darah dan rasa cemas.
Faktor lain yang dapat memicu keringat dingin saat asam lambung naik melibatkan kehamilan, stres, pola makan tidak teratur, konsumsi minuman beralkohol, kafein, dan bersoda, serta makanan berlemak, asam, pedas, dan dengan porsi berlebih. Selain itu, infeksi virus atau bakteri juga dapat menjadi pemicu potensial.
Untuk mengatasi keringat dingin akibat asam lambung, penting untuk memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi yang mungkin terjadi akibat keluarnya keringat.
Meskipun penderita asam lambung mungkin merasa sulit untuk minum karena rasa mual, disarankan untuk mencoba minum air hangat secara perlahan-lahan dan menghindari minuman asam atau manis berlebih.
Pemilihan pakaian yang nyaman, terutama yang dapat menyerap keringat seperti pakaian berbahan katun, dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat keringat dingin.
Hindari penggunaan pakaian yang tebal, karena hal tersebut dapat meningkatkan produksi keringat dan memperparah gejala.
Berkonsultasi dengan dokter merupakan langkah penting jika gejala keringat dingin tidak membaik dan terus mengganggu, sehingga dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai.
Dokter biasanya dapat memberikan resep obat sakit lambung sebagai bagian dari penanganan gejala asam lambung yang meresahkan.
Prosedur pengecilan lambung menjadi opsi medis ketika kondisi seperti GERD tidak merespons perawatan konvensional dan terus mengganggu.
Mencegah kambuhnya asam lambung dapat dilakukan dengan menghindari minum saat makan, memperhatikan jam makan, dan mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak.
Hindari minuman beralkohol, berkafein, dan bersoda, serta duduk dengan tegak dan rileks saat makan, merupakan upaya pencegahan lainnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
