Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 November 2023 | 12.57 WIB

Berbagai Mitos Terkait Disfungsi Ereksi, Simak Penjelasan untuk Mengetahui Fakta Sebenarnya

Ilustrasi seorang pria mengalami disfungsi ereksi. - Image

Ilustrasi seorang pria mengalami disfungsi ereksi.

JawaPos.com - Disfungsi ereksi merupakan istilah ketidakmampuan ereksi untuk memenuhi kebutuhan aktivitas seksual. Kebanyakan pria tidak suka membicarakan masalah ini, karena menimbulkan perasaan malu dan lemah.

Meski disfungsi ereksi merupakan gangguan seksual yang umum pada pria, masih banyak orang menganggapnya remeh dan tabu. Padahal jika tidak segera ditangani, malah akan memperparah disfungsi ereksi dan timbul berbagai penyakit lainnya.

Dilansir dari laman Mayo Clinic disebutkan berbagai mitos tentang disfungsi ereksi serta fakta sebenarnya.

Mitos: Disfungsi ereksi hanya menyerang pria lanjut usia

Fakta yang sebenarnya, disfungsi ereksi bisa terjadi pada semua usia, meskipun lebih sering terjadi pada pria lanjut usia. Dengan bertambahnya usia, ereksi mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk berkembang, tidak terlalu kaku, atau mungkin membutuhkan lebih banyak rangsangan.

Mitos: Disfungsi ereksi mengganggu tapi tidak berbahaya

Fakta yang sebenarnya, disfungsi ereksi menjadi peringatan adanya risiko kondisi penyakit yang lebih kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

Seorang pria yang mengidap penyakit jantung tahap awal bisa mengalami disfungsi ereksi. Hal ini disebabkan arteri yang mensuplai penis lebih kecil daripada jantung.

Mitos: Disfungsi ereksi hanya disebabkan dari pikiran

Fakta yang sebenarnya, disfungsi ereksi bukan hanya disebabkan karena faktor psikologis, melainkan juga karena kondisi fisik yang bisa menjadi masalah ereksi.

Disfungsi ereksi memang bisa disebabkan oleh depresi, stres, kecemasan, dan kelelahan. Namun, faktor fisik juga menjadi sumber masalah.

Penyakit seperti diabetes dan jantung menyebabkan ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi. Selain itu, terdapat obat yang mengganggu impuls saraf dan aliran darah ke penis.

Mitos: Disfungsi ereksi berarti ada yang salah dengan penis

Fakta yang sebenarnya, disfungsi ereksi tidak hanya disebabkan masalah pada penis. Untuk menghasilkan ereksi, pria membutuhkan otak yang sehat, pembuluh darah yang lancar, dan hormon testosteron yang cukup.

Jika terdapat dari salah satu aspek tersebut yang bermasalah, akan berpengaruh pada kemampuan ereksi.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore