Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 November 2023 | 23.00 WIB

Lidah Pecah-Pecah? Waspada Kekurangan 4 Vitamin dan Mineral Ini Jadi Penyebabnya, Nomor Tiga Zinc

ilustrasi lidah sehat. Sumber foto: Pixabay/1045373 - Image

ilustrasi lidah sehat. Sumber foto: Pixabay/1045373

JawaPos.com – Lidah memiliki peran penting dalam mencerna makanan karena membantu manusia mengunyah, mengecap, dan menelan sebelum akhirnya masuk ke perut.

Jika diperhatikan dengan seksama, warna dan tampilan lidah menjadi pertanda kondisi kesehatan tubuh seseorang.

Lidah sehat dilihat dari warnanya yakni pink dan memiliki tekstur bintik-bintik kecil putih atau papila pada permukaannya.

Kebalikannya, lidah yang tak sehat biasanya terdapat garis atau retakan membentuk celah pada beberapa bagian seperti pecah-pecah, dalam dunia medis dikenal lingua plicata.

Rupanya lidah pecah merupakan tanda kekurangan mineral atau vitamin, kata dokter spesialis keluarga Samuel Mathis, seperti dikutip JawaPos.com dari Livestrong, Sabtu (25/11).

“Kekurangan nutrisi yang paling umum menyebabkan lidah pecah-pecah adalah kekurangan vitamin B12, rendahnya zat besi, zinc atau biotin. Ini penting untuk membantu perkembangan papila atau alur lidah,” tambahnya.

Selain itu, lidah pecah dapat disebabkan oleh kondisi medis lain atau pola gaya hidup termasuk genetika, gangguan autoimun misal psoriasis dan sindrom Sjogren, serta gangguan hormonal.

Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan 4 nutrisi tersebut di bawah ini.

1. Vitamin B12

Mathis menyebut seseorang yang mengalami kekurangan vitamin B12 cukup umum terjadi lantaran pola makan yang buruk, padahal nutrisi ini bisa ditemukan pada makanan alami.

Adapun hal yang dirasakan dari kekurangan vitamin B12 selain lidah terasa sakit dan luka di sudut bibir, gejalanya meliputi kelelahan, mual atau diare, penurunan berat badan, kulit kuning, dan kehilangan selera makan.

Untungnya untuk mengatasi kekurangan vitamin B12 bisa diobati dengan mengubah pola makan atau suplemen B12 harian sesuai anjuran dokter.

Menurut klinik Cleveland, terdapat makanan sehat yang bisa jadi pilihan yaitu bayam, ikan salmon, telur, susu, yogurt, kentang, dan daging sapi.

2. Zat besi

Nutrisi ini merupakan mineral yang kerap dilupakan, padahal kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia, kata Mathis.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore