
Menjaga imunitas anak penting karena imunitas yang lemah menurunkan skor kognitif anak menjadi 3 poin lebih rendah.
JawaPos.com–Imunitas yang lemah menurunkan skor kognitif anak menjadi 3 poin lebih rendah. Selain itu, penyakit infeksi seperti diare juga dapat menurunkan kemampuan motorik halus hingga 26 persen.
Dokter Spesialis Anak Attila Dewanti menjelaskan, sangat penting untuk memastikan imunitas anak dijaga secara optimal. Terlebih saat sistem kekebalan tubuh anak belum sepenuhnya berkembang sampai mereka menginjak usia 8 tahun.
”Kondisi situasi lingkungan yang tidak menentu dan memberikan tantangan bagi kesehatan tak terkecuali bagi si kecil, membuat orang tua perlu sigap dalam menjaga kesehatan sang anak. Sehingga penting untuk memastikan imunitas mereka terjaga sejak dini agar momen pembelajaran dapat menjadi optimal,” kata Attila Dewanti dalam zoom meeting.
Salah satu tips penting untuk memperkuat imunitas anak adalah melalui intervensi nutrisi. Memastikan nutrisi seimbang yang dibutuhkan si kecil terpenuhi, di antaranya yang dapat mendukung imunitas mencakup Prebiotik, Omega 3, Omega 6, dan DHA, yang bisa didapatkan berbagai sumber nutrisi.
”Selain intervensi nutrisi, intervensi stimulasi penting untuk dilakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil khususnya saat berada dalam periode The Winning Window. Pada periode ini, anak-anak sedang berada dalam periode tumbuh kembang yang krusial, serta masa mereka dapat belajar berbagai hal,” papar Attila Dewanti.
Psikolog Klinis Anak, Remaja & Keluarga Irma Gustiana A, MPsi mengatakan, anak dengan sistem imunitas yang kuat, cenderung akan menjadi jarang sakit. Sehingga, dapat lebih optimal dalam belajar dan mengembangkan kemampuan motorik dan kognitif.
Untuk mempersiapkan anak dengan jiwa pemenang yang berbakat, percaya diri, tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan diperlukan stimulasi yang tepat sejak dini.
”Salah satu stimulasi yang dapat digunakan adalah memastikan bahwa si kecil mengasah 8 Winning Skills yang merupakan indikator perkembangan kognitif anak untuk membantu mama memahami milestones kognitif anak yang terdiri atas 8 indikator yakni perhatian, fokus, daya ingat, kemampuan berbahasa, kemampuan psikomotor, logika, penalaran, dan membuat keputusan,” terang Irma Gustiana.
Brand Manager Nutrilon Royal Velan Sormin menyampaikan, pihaknya hadir untuk mendukung orang tua dalam mempersiapkan bekal untuk menang si kecil, khususnya selama Winning Period si kecil.
”Kami juga melakukan penelitian bahwa anak yang mengonsumsi formulasi nutrisi Nutrilon Royal, imunitasnya lebih kuat dan dapat mengurangi hari sakit dan kejadian infeksi saluran pernapasan atasnya menurun 58 persen,” jelas Velan Sormin.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
