
Ilustrasi.
Mental block menghambat kemampuan yang sebenarnya dimiliki. Tak jarang, tugas atau pekerjaan tertunda dan produktivitas menurun. Bagaimana mengatasinya?
---
KONDISI mental block membuat seseorang mengalami kesulitan dalam mengakses atau menggunakan keterampilannya. Melampiaskannya dengan tidak efektif hanya akan memperburuk situasi. Lebih baik fokus pada solusi dan pendekatan yang lebih positif untuk mengatasi mental block. Berikut beberapa cara yang bisa Anda coba terapkan.
Istirahat Sejenak, Identifikasi Penyebab
Mental block sering kali membuat frustrasi. Jadi, cobalah mengambil istirahat sebentar dengan berjalan-jalan, bernapas dalam-dalam, atau merilekskan diri, misalnya dengan meditasi atau yoga. Baru kemudian identifikasi penyebabnya. Apakah stres, kelelahan, atau ketidakpercayaan diri. Selanjutnya, alihkan perhatian sejenak dari tugas yang mengakibatkan mental block. Lakukan aktivitas lain untuk menjernihkan pikiran.
Pecahkan Masalah dan Cari Dukungan
Cara mengatasi mental block termasuk mencari dukungan dan teknik pemecahan masalah. Gunakan teknik pemecahan masalah seperti analisis SWOT, mind mapping, atau metode 5 whys untuk memerinci masalah dan mencari solusi. Di samping itu, bicaralah dengan teman, rekan kerja, atau atasan jika perlu. Mereka akan membantu melihat masalah dari sudut pandang berbeda dan mengatasi mental block.
Ubah Kebiasaan Menunda dan Perfeksionisme
Mengubah kebiasaan menunda dan perfeksionisme akan mengurangi risiko terkena mental block dan meningkatkan produktivitas. Anda harus cermat mengatur tujuan secara jelas dan me-manage waktu. Gunakan teknik 25 : 5.
Yakni, 25 menit bekerja dan 5 menit istirahat, ulangi hingga pekerjaan selesai. Anda juga harus belajar menerima kenyataan bahwa tidak ada yang sempurna. Alihkan perhatian dari hasil akhir dan fokuskan pada proses yang berlangsung. Hal itu dapat membantu mengurangi tekanan perfeksionisme.
Self-affirmation untuk Atasi Self-doubt
Mental block yang berulang bisa merusak kepercayaan diri dan membuat seseorang ragu terhadap kemampuannya. Karena itu, berikan diri Anda afirmasi positif setiap hari. Katakan bahwa Anda mampu dan berharga. Hal tersebut akan membangun kepercayaan diri. Ketika pikiran negatif muncul, coba gantikan dengan pikiran yang lebih positif. Terapi journaling selama 30 hari akan membantu Anda untuk lebih mengenali diri. Yang utama jangan takut gagal atau membuat kesalahan. Ubah kegagalan menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri.
Ubah Suasana di Lingkungan Kerja
Lingkungan sekitar yang tidak kondusif bisa jadi salah satu penyebab mental block. Menegur dengan santun saat orang di sekitar berisik dapat menciptakan perubahan tanpa membuat konflik. Jelaskan jika konsentrasi Anda terganggu dan tawarkan solusi untuk mengurangi kebisingan.
Komunikasikan hal itu dengan terbuka dan hindari menyalahkan. Selain menegur kebisingan, Anda bisa mengatur meja kerja atau bekerja di tempat yang berbeda. Perubahan suasana lingkungan kerja dapat mengatasi mental block.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
