Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2015 | 21.14 WIB

Rahasia Makanan Berserat Tinggi

Rahasia Makanan Berserat Tinggi, dari Depresi hingga Hormon Testosteron - Image

Rahasia Makanan Berserat Tinggi, dari Depresi hingga Hormon Testosteron

JawaPos.com - Makanan sangat berperan dalam kehidupan. Selain memberikan energi dan meningkatkan produktivitas, makanan bisa memperbaiki mood.



Sebuah studi yang diterbitkan jurnal Clinical Endocrinology menunjukkan, pria dewasa mengalami penurunan tingkat hormon testosteron sejam setelah mengonsumsi glukosa dan minuman mengandung protein.



"Turunnya testosteron bisa memicu gejala depresi," ungkap Dr Jennifer Landa, spesialis endokrin BodyLogicMD.



Untuk mengatasi hal tersebut, dokter yang memiliki sertifikat pengobatan regeneratif tersebut menganjurkan konsumsi makanan low-GI.



"Makanan dengan glycemic index (GI) rendah umumnya punya kandungan serat tinggi," katanya.



Landa menjelaskan, konsumsi serat bisa membuat rasa kenyang lebih awet. Makanan low-GI juga memengaruhi kadar gula dalam darah secara drastis.



"Mood pun lebih stabil dan tidak mudah berubah," katanya.



Menambahkan makanan dengan index glikemik rendah dalam menu harian bukanlah hal sulit. Landa mencontohkan mengganti soda dan minuman kemasan dengan jus buah.



"Untuk camilannya, bisa pilih buah-buahan atau kacang-kacangan panggang yang tidak menggemukkan," katanya.



Landa menyarankan, sayur dan buah segar wajib masuk dalam menu sehari-hari. Selain itu, dia menekankan penggunaan sumber gula alami seperti dari buah-buahan. Sebab, sumber tersebut relatif aman dan tidak berpengaruh pada kadar gula darah. (fam/ayi/awa/jpg)

Editor: Arwan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore