Ilustrasi ibu hamil (Pixabay)
JawaPos.com – Bagi ibu hamil, mengonsumsi susu sangat dianjurkan guna memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin. Namun tidak semua ibu hamil memiliki kondisi tubuh yang dapat menerima jenis susu hewani, sehingga sebagai aternatifnya dapat memanfaatkan susu nabati seperti yang berasal kedelai.
Seperti yang sudah diketahui jika susu kedelai dapat menjadi pengganti susu sapi. Dalam masa kehamilan penting agar ibu hamil dapat menjaga janin tetap sehat, karena di dalam susu kedelai memiliki kandungan protein dan asam amino.
Mengutip dari laman Healthline, susu kedelai merupakan sumber protein dan serat yang baik, serta vitamin dan mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, dan seng. Selain itu dalam susu kedelai juga mengandung beberapa lemak tak jenuh dan bebas kolestrol.
Susu kedelai diketahui memiliki beberapa manfaat bagi ibu hamil. Namun tidak boleh berlebihan.
Susu kedelai memiliki manfaat bagi perkembangan janin, karena kedelai memiliki sumber nutrisi seperti asam folat. Menurut beberapa penelitian, jika kekurangan asam folat akan berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan janin.
Selain itu dalam mendukung perkembangan janin, susu kedelai juga mengandung vitamin A yang baik untuk perkembangan organ, mata, sistem peredaran darah, pernapasan dan saraf pusat. Sedangkan vitamin B1 dapat mendukung perkembangan otak janin secara optimal, dan vitamin E dapat meningkatkan energi selama kehamilan.
Ibu hamil biasanya sering mengidam suatu makanan yang mengandung kolesterol jahat seperti bakso, seblak ataupun lainnya. Sehingga susu kedelai cocok dikonsumsi karena dapat mengurangi tumpukan kolesterol jahat di dalam tubuh.
Perlu diketahui jika ibu hamil rentan mengalami anemia, sehingga mengakibatkan kondisi selama kehamilan lemas, sakit kepala dan mudah lelah. Hal ini terjadi karena ibu hamil kekurangan vitamin B12.
Dalam susu kedelai mengandung vitamin B12 untuk membantu tubuh saat memproduksi sel darah merah dan akhirnya terbebas dari anemia. Jika penyakit anemia ini disepelekan akan mengakibatkan komplikasi, sehingga bayi lahir rentan memiliki berat badan rendah, preamatur, hingga kematian pada janin.
Bagi ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit diabetes gestasional, susu kedelai sangat dianjurkan untuk dapat mengendalikan gula darah dan kolesterol. Hal ini berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan, sehingga diketahui tekanan gula darah dapat terkontrol.
Namun temuan ini masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, sehingga ibu hamil tetap melakukan konsultasi terlebih dulu ke dokter kandungan.
Diketahui jika susu kedelai memiliki kandungan vitamin E yang dapat meningkatkan energi selama kehamilan. Ternyata selain itu susu kedelai dengan vitamin E juga dapat menjaga kesehatan kulit dan rambut, sehingga ibu hamil tetap tampil menawan dengan kulit dan rambut yang sehat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
