Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06.36 WIB

6 Alasan Mengapa Bahagia di Tempat Kerja Dapat Membuat Kamu Bahagia Saat di Rumah Menurut Psikologi

seseorang yang bahagia di tempat kerja./Magnific/tirachardz - Image

seseorang yang bahagia di tempat kerja./Magnific/tirachardz

JawaPos.com - Banyak orang menganggap kehidupan pekerjaan dan kehidupan pribadi sebagai dua dunia yang terpisah. Ketika jam kerja selesai, pekerjaan seharusnya ditinggalkan di kantor dan kehidupan di rumah dimulai. Namun, secara psikologis, manusia tidak benar-benar memiliki tombol yang bisa memisahkan kedua kehidupan tersebut.

Apa yang kita rasakan di tempat kerja dapat terbawa sampai ke rumah. Stres karena pekerjaan bisa membuat seseorang menjadi mudah tersinggung ketika berbicara dengan pasangan atau anak. Sebaliknya, perasaan puas, dihargai, dan bahagia setelah menjalani hari kerja dapat membuat seseorang pulang dengan suasana hati yang lebih positif.

Inilah sebabnya kebahagiaan di tempat kerja bukan hanya persoalan profesional. Kondisi psikologis seseorang selama bekerja dapat memengaruhi bagaimana ia menjalani kehidupan setelah meninggalkan kantor.

Lalu, mengapa kebahagiaan di tempat kerja dapat membuat seseorang lebih bahagia ketika berada di rumah?

Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (1/10), terdapat enam alasannya menurut psikologi.

1. Suasana hati dari tempat kerja dapat terbawa sampai ke rumah

Salah satu alasan paling sederhana adalah karena suasana hati tidak otomatis berubah ketika jam kerja berakhir.

Bayangkan seseorang menghabiskan delapan jam di tempat kerja dengan perasaan frustrasi. Ia merasa pekerjaannya tidak dihargai, mendapatkan tekanan dari atasan, menghadapi konflik dengan rekan kerja, dan terus-menerus memikirkan kesalahan yang terjadi sepanjang hari.

Ketika pulang, secara fisik ia memang sudah meninggalkan kantor. Namun secara psikologis, sebagian dari dirinya masih berada di sana.

Sebaliknya, seseorang yang mengalami hari kerja yang menyenangkan—misalnya berhasil menyelesaikan tugas, mendapatkan apresiasi, bekerja dengan rekan yang suportif, atau merasa pekerjaannya bermakna—cenderung memiliki kondisi emosional yang lebih positif ketika meninggalkan tempat kerja.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore