seseorang yang kencan bersama pasangannya./Magnific/rawpixel.com
JawaPos.com - Dunia kencan berubah jauh lebih cepat dibandingkan beberapa dekade lalu. Cara orang bertemu, berkomunikasi, menunjukkan ketertarikan, bahkan mengakhiri hubungan kini banyak dipengaruhi oleh teknologi, media sosial, dan perubahan norma sosial.
Dulu, seseorang mungkin mengenal calon pasangan melalui teman, lingkungan sekolah, tempat kerja, atau pertemuan langsung. Sekarang, hubungan bisa dimulai dari satu swipe, satu pesan singkat, atau sebuah komentar di media sosial. Pilihan terasa semakin banyak, tetapi pada saat yang sama, hubungan juga bisa terasa semakin rumit.
Psikologi membantu kita memahami mengapa perubahan tersebut dapat memengaruhi cara manusia membangun kedekatan. Beberapa perilaku yang terlihat seperti "tren kencan" sebenarnya berkaitan dengan kebutuhan psikologis yang sudah lama ada: kebutuhan akan perhatian, kepastian, penerimaan, kebebasan, dan koneksi emosional.
Dilansir dari Psychology Today pada Sabtu (26/9), terdapat lima tren kencan yang penting dipahami, bukan sekadar sebagai istilah populer, tetapi sebagai gambaran tentang bagaimana manusia berusaha mencari hubungan di tengah dunia yang semakin digital.
1. Dating Apps dan "Choice Overload": Terlalu Banyak Pilihan Bisa Membuat Bingung
Aplikasi kencan membuat manusia dapat bertemu dengan jauh lebih banyak calon pasangan dibandingkan sebelumnya. Dalam beberapa menit, seseorang bisa melihat puluhan bahkan ratusan profil.
Di satu sisi, hal ini memberikan kebebasan. Kita dapat mencari orang berdasarkan minat, lokasi, usia, gaya hidup, atau berbagai preferensi lainnya.
Namun, semakin banyak pilihan tidak selalu berarti semakin mudah mengambil keputusan.
Dalam psikologi, fenomena ini sering dikaitkan dengan choice overload, yaitu keadaan ketika terlalu banyak pilihan justru membuat proses memilih menjadi lebih sulit atau melelahkan.
Bayangkan seseorang sedang menggunakan aplikasi kencan. Setelah menemukan satu orang yang menarik, muncul pikiran:
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022