
kebiasaan orang yang sulit mempertahankan persahabatan./Freepik.
JawaPos.com – Menjaga persahabatan hingga usia dewasa bukan perkara mudah. Kesibukan, perubahan prioritas, keluarga, pekerjaan, hingga lingkungan baru dapat membuat intensitas pertemanan perlahan berkurang.
Namun, bukan hanya keadaan yang memengaruhi hubungan. Tanpa disadari, sejumlah kebiasaan dalam berinteraksi juga dapat membuat seseorang semakin sulit mempertahankan persahabatan dalam jangka panjang.
Dalam perspektif psikologi sosial, hubungan yang sehat membutuhkan komunikasi, perhatian, timbal balik, dan kemauan untuk menjaga koneksi. Artinya, persahabatan tidak bisa hanya mengandalkan kedekatan yang pernah terjalin di masa lalu.
Dilansir dari geediting.com, terdapat lima kebiasaan yang kerap membuat seseorang kesulitan menjaga hubungan pertemanan seiring bertambahnya usia.
Baca Juga:Ingin Orang Lain Merasa Nyaman Berada di Dekat Anda? Tinggalkan 8 Kebiasaan Percakapan Ini
Salah satu pola yang dapat membuat persahabatan perlahan renggang adalah selalu menunggu teman lain mengambil langkah lebih dulu.
Sebagian orang berpikir bahwa teman yang benar-benar peduli pasti akan menghubungi atau mengajak bertemu terlebih dahulu. Padahal, pemikiran seperti ini bisa membuat kedua pihak sama-sama menunggu hingga akhirnya komunikasi semakin jarang.
Sebuah penelitian dari University of Kansas menunjukkan bahwa membangun kedekatan dalam pertemanan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Dibutuhkan sekitar 50 jam untuk berkembang dari kenalan menjadi teman biasa, sekitar 90 jam untuk menjadi teman, dan lebih dari 200 jam untuk mencapai hubungan pertemanan yang dekat.
Waktu tersebut tentu tidak akan terkumpul jika tidak ada usaha untuk berkomunikasi dan menghabiskan waktu bersama. Karena itu, jangan selalu menunggu orang lain. Sesekali menjadi pihak yang mengirim pesan, mengajak bertemu, atau sekadar menanyakan kabar juga penting.
Kebiasaan lain yang bisa membuat orang menjauh adalah terlalu sering mengembalikan pembicaraan kepada pengalaman pribadi.
Misalnya, ketika seorang teman sedang bercerita mengenai pengalaman liburannya, pembicaraan justru segera dialihkan dengan cerita tentang pengalaman diri sendiri. Jika terus terjadi, teman bicara dapat merasa bahwa ceritanya tidak benar-benar didengarkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
