Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 September 2026 | 20.15 WIB

Jangan Disepelekan, 8 Kebiasaan di Rumah Ini Dipercaya Bisa Bawa Energi Buruk

ilustrasi rumah yang berantakan. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi rumah yang berantakan. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Rumah idealnya menjadi tempat untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, dan mendapatkan rasa aman setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari.

Namun, dalam sejumlah kepercayaan tradisional, kondisi rumah juga diyakini dapat dipengaruhi oleh kebiasaan penghuninya. Barang yang rusak, ruangan yang berantakan, hingga kebersihan yang kurang terjaga dipercaya dapat menciptakan suasana kurang nyaman atau disebut-sebut sebagai pemicu energi negatif.

Kepercayaan tersebut tidak berarti bahwa kebiasaan tertentu secara ilmiah dapat mendatangkan kesialan, menghambat rezeki, atau menyebabkan masalah kesehatan. Akan tetapi, beberapa kebiasaan memang dapat memengaruhi kebersihan, kenyamanan, dan kondisi psikologis penghuni rumah.

Dilansir dari Indiatimes, berikut delapan kebiasaan sehari-hari yang dalam kepercayaan tertentu dianggap dapat membuat suasana rumah menjadi kurang positif.

1. Membiarkan Barang Pecah Tetap Disimpan

Gelas retak, piring pecah, cermin rusak, atau peralatan rumah tangga yang sudah tidak layak pakai terkadang masih disimpan karena merasa sayang untuk membuangnya.

Dalam sejumlah kepercayaan, benda-benda yang rusak tersebut dikaitkan dengan suasana yang kurang baik di dalam rumah. Kondisi rumah yang dipenuhi barang rusak juga dipercaya dapat memengaruhi kenyamanan penghuni dan memicu ketegangan.

Terlepas dari kepercayaan tersebut, menyingkirkan barang yang sudah tidak dapat digunakan dapat membuat rumah terlihat lebih rapi dan mengurangi risiko seseorang terluka akibat benda pecah atau retak.

2. Membiarkan Jam yang Sudah Tidak Berfungsi

Jam yang berhenti berdetak kerap dianggap sebagai simbol terhentinya perjalanan atau perkembangan seseorang.

Dalam kepercayaan tertentu, kondisi tersebut kemudian dikaitkan dengan berbagai hal yang terasa stagnan, seperti karier, keuangan, maupun hubungan.

Jika terdapat jam yang sudah tidak digunakan, sebaiknya segera diperbaiki atau disimpan dengan baik. Selain membuat ruangan lebih tertata, langkah sederhana ini juga membantu menghindari kesan rumah yang kurang terawat.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore