Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 21.08 WIB

6 Alasan Tersembunyi Mengapa Hidup Seseorang Dapat Terasa Sepi dan Apa yang Bisa Membantu

seseorang yang merasa hidupnya terasa sepi./Magnific/stefamerpik - Image

seseorang yang merasa hidupnya terasa sepi./Magnific/stefamerpik

JawaPos.com - Kesepian sering kali terlihat seperti sesuatu yang sederhana: tidak punya teman untuk diajak bicara, tidak memiliki pasangan, atau terlalu sering sendirian. Namun, dalam psikologi, kesepian tidak selalu berkaitan dengan seberapa banyak orang yang ada di sekitar kita.

Seseorang bisa berada di tengah keluarga, memiliki banyak teman, aktif di media sosial, bahkan menjalani kehidupan yang terlihat menyenangkan—tetapi tetap merasa kosong dan sendirian.

Inilah yang membuat kesepian terkadang sulit dipahami. Masalahnya bukan selalu tentang tidak adanya orang lain, melainkan tentang tidak adanya hubungan yang terasa cukup dekat, aman, dan bermakna.

Kesepian juga dapat muncul secara perlahan. Seseorang mungkin tetap bekerja, tertawa, berbincang, dan menjalani rutinitas seperti biasa. Dari luar tidak ada yang tampak salah. Namun, di dalam dirinya ada perasaan seperti tidak benar-benar dipahami, tidak punya tempat untuk pulang secara emosional, atau merasa bahwa kehidupan berjalan tanpa benar-benar melibatkan dirinya.

Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (20/8), terdapat enam alasan tersembunyi yang dapat membuat seseorang merasa kesepian, sekaligus beberapa hal yang menurut perspektif psikologi dapat membantu.

1. Terlalu Terbiasa Menyimpan Semuanya Sendiri

Salah satu penyebab kesepian yang sering tidak disadari adalah kebiasaan untuk selalu menghadapi masalah sendirian.

Ada orang yang sejak lama belajar bahwa menunjukkan kelemahan bukanlah sesuatu yang aman. Ketika sedih, ia memilih diam. Ketika kecewa, ia mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Ketika membutuhkan bantuan, ia justru merasa tidak enak untuk meminta.

Lama-kelamaan, kemandirian yang awalnya merupakan kekuatan dapat berubah menjadi sebuah tembok.

Orang lain mungkin sebenarnya ingin mendekat, tetapi mereka tidak pernah benar-benar mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam diri kita. Percakapan akhirnya hanya berada di permukaan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore