
seseorang yang lebih banyak memberi kepada pasangan./Magnific/fripiknastya
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, memberi dan menerima adalah dua hal yang seharusnya berjalan beriringan.
Anda mungkin tidak pernah menghitung siapa yang lebih sering membayar makan malam, siapa yang lebih dulu mengirim pesan, atau siapa yang lebih sering mengalah ketika terjadi konflik. Sebab, hubungan yang sehat memang bukan transaksi yang harus dihitung setiap hari.
Namun, ada perbedaan antara sesekali memberi lebih banyak dan terus-menerus menjadi pihak yang memberi sementara pasangan terbiasa menerima.
Pada awalnya, ketimpangan seperti ini mungkin tidak terasa. Anda mungkin berpikir, “Tidak apa-apa, saya memang lebih perhatian.” Atau, “Dia sedang banyak masalah, jadi saya harus lebih memahami.” Anda terus membantu, terus mengerti, terus memulai percakapan, terus memaafkan, dan terus berusaha mempertahankan hubungan.
Masalahnya, jika pola tersebut berlangsung terlalu lama, Anda bisa mulai merasa lelah secara emosional.
Psikologi hubungan menunjukkan bahwa kualitas hubungan bukan hanya ditentukan oleh seberapa besar rasa cinta, tetapi juga oleh adanya timbal balik, respons terhadap kebutuhan pasangan, komunikasi, penghargaan, dan usaha dari kedua belah pihak.
Hubungan yang sehat tidak selalu berarti 50:50 setiap saat. Ada masa ketika salah satu pasangan membutuhkan lebih banyak dukungan. Tetapi dalam jangka panjang, keduanya seharusnya merasa bahwa mereka sama-sama berkontribusi.
Lalu, bagaimana mengetahui apakah Anda sebenarnya lebih banyak memberi daripada menerima?
Dilansir dari Psychology Today pada Sabtu (15/8), terdapat tujuh tanda yang patut diperhatikan.
1. Anda Hampir Selalu Menjadi Orang yang Memulai Segalanya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022