Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 23.01 WIB

Melihat 7 Tanda Ini pada Hubungan? Pasangan Anda Mungkin Sudah Kehilangan Percikan Asmaranya

seseorang yang kehilangan percikan asmara./Magnific/stefamerpik - Image

seseorang yang kehilangan percikan asmara./Magnific/stefamerpik

JawaPos.com - Hubungan yang awalnya dipenuhi perhatian, percakapan panjang, rasa penasaran, dan antusiasme biasanya akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Itu adalah hal yang normal. Intensitas cinta di awal hubungan memang tidak selalu bertahan dalam bentuk yang sama.

Namun, ada perbedaan antara hubungan yang menjadi lebih tenang dan hubungan yang mulai kehilangan kedekatan emosional.

Ketika seseorang mulai kehilangan “percikan asmara”, perubahan tersebut sering kali tidak muncul dalam satu kejadian besar. Justru, tanda-tandanya bisa terlihat dari kebiasaan kecil yang berulang: percakapan yang semakin hambar, berkurangnya keinginan untuk menghabiskan waktu bersama, atau munculnya jarak emosional yang sulit dijelaskan.

Dalam psikologi hubungan, perubahan seperti ini tidak otomatis berarti pasangan sudah tidak mencintai Anda. Stres, pekerjaan, masalah keluarga, kelelahan, kondisi finansial, atau rutinitas juga dapat memengaruhi perilaku seseorang. Karena itu, tanda-tanda berikut sebaiknya dipandang sebagai sinyal untuk memperhatikan hubungan, bukan sebagai bukti pasti bahwa cinta telah berakhir.

Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (18/8), terdapat tujuh tanda yang patut diperhatikan.

1. Pasangan Tidak Lagi Penasaran dengan Kehidupan Anda

Salah satu ciri hubungan yang sehat adalah adanya rasa ingin tahu terhadap pasangan.

Bukan berarti seseorang harus terus-menerus bertanya tentang setiap detail kehidupan Anda. Namun, biasanya ada keinginan untuk mengetahui bagaimana hari Anda, apa yang sedang Anda pikirkan, apa yang membuat Anda bahagia, atau apa yang sedang mengganggu pikiran Anda.

Ketika percikan asmara mulai meredup, rasa ingin tahu ini dapat perlahan menghilang.

Anda bercerita tentang pekerjaan, tetapi responsnya sekadar “oh” atau “iya”. Anda menceritakan sesuatu yang membuat Anda bersemangat, tetapi pasangan tidak menunjukkan ketertarikan. Bahkan ketika Anda mencoba membuka percakapan yang lebih dalam, ia terlihat lebih tertarik pada ponsel, televisi, pekerjaan, atau aktivitas lain.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore