
seseorang yang tetap mempertahankan persahabatan./Magnific/ertirachardz
JawaPos.com - Persahabatan tidak selalu bertahan karena dua orang terus-menerus bertemu, nongkrong bersama, atau berada di tempat yang sama. Ada masa ketika seseorang mulai memiliki kesibukan baru, pekerjaan yang lebih padat, keluarga yang harus diperhatikan, tanggung jawab yang semakin banyak, atau sekadar membutuhkan lebih banyak waktu untuk dirinya sendiri.
Akibatnya, frekuensi bertemu teman lama pun berkurang.
Dulu mungkin hampir setiap minggu bertemu. Sekarang, dalam sebulan belum tentu ada kesempatan untuk duduk bersama sambil mengobrol. Grup pertemanan yang dahulu ramai juga mungkin mulai terasa lebih sepi. Pada titik tertentu, seseorang dapat merasa bersalah karena sudah jarang ikut nongkrong.
Namun, jarang nongkrong tidak selalu berarti persahabatan harus berakhir.
Dalam psikologi, kualitas hubungan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering seseorang bertemu dengan orang lain. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana seseorang mempertahankan rasa terhubung, menunjukkan kepedulian, memberikan dukungan, dan menjaga komunikasi meskipun intensitas interaksi berubah.
Masalahnya, banyak orang mengira bahwa untuk mempertahankan persahabatan, mereka harus selalu hadir dalam setiap kegiatan. Padahal, memaksakan diri untuk terus mengikuti semua ajakan justru dapat membuat hubungan terasa seperti kewajiban.
Jika saat ini Anda sudah jarang ikut nongkrong tetapi masih ingin mempertahankan hubungan dengan teman-teman, ada beberapa cara yang lebih sehat dan realistis.
Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (18/8), terdapat 8 cara yang dapat dilakukan menurut prinsip-prinsip psikologi hubungan sosial.
1. Jangan menghilang sepenuhnya hanya karena sudah jarang ikut nongkrong
Hal pertama yang perlu dipahami adalah perbedaan antara jarang hadir dan menghilang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
