Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 19.07 WIB

7 Manfaat yang Diterima Seseorang yang Berbagi Hidup dengan Hewan Peliharaan Menurut Psikologi

seseorang yang berbagi hidup dengan hewan peliharan./Magnific/prostooleh - Image

seseorang yang berbagi hidup dengan hewan peliharan./Magnific/prostooleh

JawaPos.com - Hewan peliharaan bukan sekadar teman di rumah. Bagi banyak orang, anjing, kucing, burung, ikan, kelinci, atau hewan lainnya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang memberikan rasa nyaman, kedekatan, dan rutinitas.

Hubungan antara manusia dan hewan bahkan telah menjadi salah satu bidang yang banyak diperhatikan dalam psikologi karena interaksi tersebut dapat berkaitan dengan kondisi emosional, perilaku, dan kesejahteraan seseorang.

Memiliki hewan peliharaan tentu bukan solusi untuk seluruh persoalan psikologis. Dampaknya juga dapat berbeda pada setiap orang, tergantung jenis hewan, kualitas hubungan, kondisi kehidupan, serta kemampuan seseorang dalam merawatnya. Namun, secara umum, kehidupan bersama hewan dapat memberikan sejumlah manfaat psikologis yang menarik.

Dilansir dari Psychology Today pada Jumat (14/8), terdapat 7 manfaat yang dapat diterima seseorang ketika berbagi hidup dengan hewan peliharaan menurut perspektif psikologi.

1. Membantu Mengurangi Stres dan Memberikan Rasa Tenang

Salah satu alasan banyak orang merasa nyaman berada di dekat hewan peliharaan adalah karena interaksi tersebut dapat membantu menciptakan suasana yang lebih tenang.

Setelah menjalani hari yang penuh tekanan, seseorang mungkin merasa lebih rileks ketika melihat kucing tidur di sampingnya, mengelus bulu anjing, bermain dengan kelinci, atau sekadar memperhatikan tingkah hewan peliharaannya. Aktivitas sederhana tersebut dapat mengalihkan perhatian dari berbagai persoalan yang sedang memenuhi pikiran.

Dalam perspektif psikologi, perhatian seseorang tidak selalu harus diarahkan pada masalah. Ketika seseorang berinteraksi dengan hewan, fokusnya dapat berpindah pada aktivitas yang sedang dilakukan saat itu. Misalnya, ketika mengelus kucing, seseorang mungkin memperhatikan gerakan tubuh, suara dengkuran, atau respons hewan tersebut.

Proses semacam ini dapat membantu seseorang mengambil jeda psikologis dari tekanan sehari-hari.

Hewan peliharaan juga dapat memberikan pengalaman interaksi yang relatif sederhana dan tidak menghakimi. Manusia sering kali menghadapi berbagai tuntutan sosial: harus terlihat baik-baik saja, harus memberikan jawaban yang tepat, atau harus memenuhi ekspektasi orang lain. Interaksi dengan hewan tidak memiliki tuntutan sosial yang sama.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore