
Sifat anak yang tumbuh dari keluarga broken home menurut psikologi. (Freepik/ freepik)
JawaPos.com – Pengalaman tumbuh dalam keluarga yang mengalami perceraian atau konflik berkepanjangan dapat meninggalkan pengaruh yang berbeda pada setiap anak.
Sebagian mungkin mengalami kesulitan dalam mengelola emosi maupun membangun hubungan, sementara sebagian lainnya justru berkembang menjadi pribadi yang lebih mandiri dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
Psikologi sendiri tidak memandang perceraian orang tua sebagai faktor tunggal yang otomatis menentukan kepribadian seorang anak. Kondisi sebelum dan sesudah perceraian, tingkat konflik antarkedua orang tua, kualitas pengasuhan, keadaan ekonomi, serta dukungan dari lingkungan turut memengaruhi proses penyesuaian anak.
Karena itu, istilah broken home tidak seharusnya menjadi label yang menentukan masa depan seseorang. Namun, dari berbagai pengalaman tersebut, ada sejumlah karakter yang mungkin berkembang pada sebagian orang.
Baca Juga:Bukan Sekadar Pelukan, 7 Pola Perilaku Ini Bisa Berkaitan dengan Minimnya Kasih Sayang di Masa Kecil
Dilansir dari Geediting.com, berikut tujuh karakter yang dikaitkan dengan pengalaman tumbuh dalam keluarga yang tidak harmonis.
Perubahan besar dalam keluarga dapat membuat seorang anak harus berhadapan dengan keadaan yang tidak mudah. Perpindahan tempat tinggal, perubahan rutinitas, atau berkurangnya waktu bersama salah satu orang tua merupakan beberapa situasi yang mungkin terjadi.
Dalam proses menyesuaikan diri, sebagian anak dapat mengembangkan kemampuan untuk menghadapi tekanan dan bangkit dari keadaan sulit.
Pengalaman tersebut pada akhirnya bisa menjadi bekal ketika mereka menghadapi persoalan lain saat beranjak dewasa.
Meski begitu, ketangguhan bukan sesuatu yang otomatis muncul setelah perceraian. Dukungan dari orang tua, keluarga, teman, dan lingkungan yang aman tetap berperan besar dalam membantu anak beradaptasi. Penelitian mengenai anak dari keluarga bercerai juga menunjukkan adanya jalur resiliensi yang dapat diperkuat melalui lingkungan dan hubungan keluarga yang positif.
Sebagian anak yang menghadapi perubahan dalam keluarga dapat belajar menjadi lebih mandiri sejak usia muda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022