Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Agustus 2026 | 19.01 WIB

​Puji Langkah Progresif GIHES, Jusuf Kalla: Pendidikan Harus Berorientasi Karakter dan Masa Depan

Jusuf Kalla menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026. (Istimewa) - Image

Jusuf Kalla menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026. (Istimewa)

JawaPos.com - Jusuf Kalla sampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026. 

Perhelatan akbar kolaborasi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, dan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG), ini dijadwalkan berlangsung pada 5–6 September 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Jusuf Kalla mengapresiasi langkah progresif Gontor yang telah mulai merancang peta jalan pendidikan untuk satu abad ke depan. Inisiatif ini sebagai terobosan yang luar biasa dalam dunia pendidikan nasional maupun internasional.

"Saya mendukung GIHES. Gontor berpikir untuk ke depan, 100 tahun ke depan. Ini sangat bagus. Baru pertama kali di Indonesia lembaga pendidikan memikirkan untuk 100 tahun ke depan bagaimana pendidikan di Indonesia, bahkan di dunia," kata Jusuf Kalla dilansir dari Antara.

Dukungan dari sosok yang akrab disapa JK tersebut bermula pada hubungan batin yang sangat kuat dan sejarah panjang keluarga dengan Pondok Gontor.

Hubungan ini telah terbangun sejak masa ayahnya, Haji Kalla, yang memiliki kepercayaan besar terhadap sistem pendidikan di pesantren tersebut.

"Bagi saya dan keluarga, terutama almarhum ayah saya, Gontor selalu menjadi harapan. Tahun 70-an, waktu ayah saya masih hidup, beliau meyakini bahwa sekolah terbaik itu cuma satu, yaitu Gontor. Itulah mengapa adik-adik dan kemenakan saya banyak yang menimba ilmu di sana," kenang JK, merujuk pada salah satu adiknya, Suhaili Kalla, yang merupakan alumni Gontor.

Menjawab Krisis Karakter dan Kerapuhan Mental

Wakil Ketua MPR RI dan juga Ketua Badan Wakaf Gontor Hidayat Nur Wahid menjelaskan, salah satu fokus utama bahasan GIHES 2026 adalah menjawab fenomena kerapuhan mental yang kian melanda generasi muda dunia.

Menurut dia, pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini belum diimbangi dengan kesiapan karakter dan kepemimpinan yang tangguh.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore