
Ilustrasi patung Justitia, personifikasi keadilan yang digambarkan dengan mata tertutup dan membawa timbangan / Foto: (Psypost)
JawaPos.com — Moral ternyata bukan sekadar soal membedakan benar dan salah. Cara seseorang memandang dirinya sebagai pribadi yang bermoral juga dipengaruhi oleh gender, usia, dan lingkungan budaya tempat ia hidup.
Studi lintas negara terbaru menemukan pola menarik: perempuan secara umum lebih menganggap sifat-sifat moral sebagai bagian penting dari identitas mereka dibandingkan laki-laki.
Perbedaan ini terlihat baik dalam cara seseorang memegang nilai moral secara pribadi maupun dalam keinginan untuk menunjukkannya kepada orang lain.
Dilansir dari PsyPost, Senin (17/8), peneliti juga menemukan bahwa budaya ikut membentuk cara orang menampilkan moralitas. Di masyarakat yang lebih komunal dan memiliki norma sosial yang ketat, orang cenderung lebih mementingkan moralitas sebagai bagian dari identitas sekaligus lebih terbuka menunjukkannya di ruang sosial.
Penelitian tersebut dilakukan oleh Mariola Paruzel-Czachura dan Cillian McHugh dengan menganalisis jawaban 46.490 orang dewasa dari 67 negara. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Cross-Cultural Psychology itu menunjukkan bahwa gender, usia, dan lingkungan budaya turut memengaruhi cara seseorang memandang identitas moralnya.
1. Perempuan lebih kuat mengaitkan moral dengan identitas diri
Peneliti membagi identitas moral menjadi dua aspek, yakni internalization dan symbolization. Internalization menggambarkan seberapa kuat seseorang menganggap sifat seperti jujur, adil, peduli, dan baik sebagai bagian inti dari dirinya.
Sementara itu, symbolization berkaitan dengan seberapa penting bagi seseorang menunjukkan nilai moral tersebut melalui tindakan atau keanggotaan dalam kelompok. Perempuan memperoleh skor lebih tinggi daripada laki-laki pada kedua aspek tersebut.
2. Perbedaannya terlihat di banyak negara
Temuan gender tersebut bukan hanya muncul di beberapa negara tertentu. Perempuan memiliki skor internalization lebih tinggi daripada laki-laki di 41 negara, sedangkan laki-laki hanya unggul di dua negara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
