Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Agustus 2026 | 04.23 WIB

Bukan Sekadar Negatif, 9 Perilaku Ini Bisa Jadi Tanda Hubungan yang Tidak Sehat

ilustrasi orang toxic. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi orang toxic. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Tidak semua hubungan terasa nyaman dan saling mendukung. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang mungkin berhadapan dengan individu yang kerap membuatnya merasa lelah secara emosional, tidak dihargai, atau bahkan terus-menerus diragukan.

Istilah toxic sering digunakan untuk menggambarkan pola interaksi yang secara konsisten memberikan dampak buruk terhadap orang lain. Namun, label tersebut bukan diagnosis psikologis dan tidak berarti seseorang yang sesekali melakukan salah satu perilaku di bawah ini otomatis merupakan “orang toxic”.

Yang lebih penting adalah memperhatikan pola perilaku yang berulang, dampaknya terhadap diri sendiri, serta apakah orang tersebut bersedia bertanggung jawab dan memperbaiki sikapnya.

Dilansir dari Geediting, berikut sembilan perilaku yang patut diwaspadai dalam sebuah hubungan.

1. Selalu Merasa Dirinya Paling Benar

Berinteraksi dengan orang yang tidak pernah mau mengakui kesalahan dapat terasa sangat melelahkan.

Mereka cenderung menganggap pendapat sendiri sebagai satu-satunya yang benar dan sulit menerima sudut pandang berbeda. Perbedaan pendapat pun dapat berubah menjadi perdebatan panjang karena mereka lebih berfokus memenangkan argumen daripada memahami lawan bicara.

Dalam hubungan yang sehat, setiap orang seharusnya memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat dan mengakui kesalahan ketika memang diperlukan.

2. Terus-Menerus Memposisikan Diri sebagai Korban

Setiap orang tentu pernah mengalami masalah. Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah ketika seseorang selalu menempatkan dirinya sebagai korban dalam hampir setiap persoalan.

Mereka mungkin terus mengeluhkan ketidakadilan yang dialami tanpa bersedia melihat kontribusi atau tanggung jawabnya sendiri dalam suatu masalah.

Jika pola tersebut berlangsung terus-menerus, hubungan dapat menjadi tidak seimbang karena pihak lain akhirnya selalu merasa harus memahami, menenangkan, atau menyelesaikan masalah untuknya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore