Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20.52 WIB

Bukan Tak Pernah Marah, Orang dengan EQ Tinggi Justru Menghindari 7 Hal Ini

Ilustrasi orang yang punya kecerdasan emosional tinggi (freepik) - Image

Ilustrasi orang yang punya kecerdasan emosional tinggi (freepik)

JawaPos.com - Pernah berada dalam situasi ketika emosi begitu tinggi hingga ingin langsung membalas pesan, melontarkan kata-kata tajam, atau memenangkan sebuah perdebatan? Perasaan seperti itu sangat manusiawi. Namun, cara seseorang merespons emosi dapat menunjukkan seberapa baik ia mampu mengelola dirinya.

Orang dengan kecerdasan emosional atau emotional quotient (EQ) tinggi bukan berarti tidak pernah marah, kecewa, atau tersinggung. Mereka tetap merasakan emosi tersebut, tetapi tidak membiarkannya mengendalikan tindakan.

Ketika berada dalam situasi penuh tekanan, mereka cenderung mengambil jeda, memahami apa yang sedang dirasakan, kemudian menentukan respons yang paling tepat.

Dilansir dari SmallBizTechnology, berikut tujuh perilaku yang cenderung dihindari orang dengan kecerdasan emosional tinggi ketika emosinya sedang memuncak.

1. Tidak Langsung Meluapkan Amarah

Ketika sedang marah, seseorang mungkin terdorong untuk berteriak, membalas dengan kata-kata kasar, atau melakukan tindakan impulsif.

Namun, orang yang memiliki EQ tinggi biasanya tidak langsung mengikuti dorongan tersebut. Mereka memahami bahwa keputusan yang dibuat ketika emosi berada di titik tertinggi sering kali berakhir dengan penyesalan.

Karena itu, mereka memilih berhenti sejenak. Menarik napas, menjauh sementara dari situasi, atau memberi waktu untuk berpikir dapat membantu menurunkan intensitas emosi.

Mereka berusaha mengenali apa yang sebenarnya dirasakan sebelum memberikan respons. Dengan begitu, kemarahan tidak berubah menjadi perkataan atau tindakan yang justru merusak hubungan.

2. Tidak Sembarangan Menyalahkan Orang Lain

Ketika sesuatu berjalan buruk, menyalahkan orang lain memang terasa sebagai jalan paling mudah.

Sebaliknya, pemilik EQ tinggi berusaha melihat persoalan secara lebih objektif. Mereka tidak hanya mencari siapa yang salah, tetapi juga mempertanyakan bagian mana yang menjadi tanggung jawab dirinya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore