Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 06.07 WIB

Dampak Minim Sentuhan Kasih Sayang, 7 Perilaku Ini Bisa Terlihat Saat Dewasa

Tanda perilaku orang yang jarang dipeluk saat kecil kata Psikologi - Image

Tanda perilaku orang yang jarang dipeluk saat kecil kata Psikologi

JawaPos.com – Pengalaman seseorang selama masa kanak-kanak dapat ikut membentuk cara mereka memandang diri sendiri dan menjalin hubungan ketika dewasa.

Dalam psikologi perkembangan, perhatian dan respons yang diberikan pengasuh kepada anak merupakan bagian penting dari terbentuknya rasa aman dalam hubungan. Pengalaman pengabaian emosional pada masa kecil, misalnya, dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan pola keterikatan yang kurang aman dan persoalan dalam hubungan interpersonal saat dewasa.

Pelukan dan sentuhan fisik memang dapat menjadi salah satu bentuk kasih sayang. Namun, tidak tepat menyimpulkan bahwa seseorang yang jarang dipeluk pasti mengalami masalah psikologis tertentu. Banyak faktor lain, termasuk pola pengasuhan secara keseluruhan, pengalaman hidup, kepribadian, serta lingkungan sosial, turut berperan.

Meski demikian, ada sejumlah pola perilaku yang dapat muncul pada orang yang sejak kecil minim mendapatkan afeksi atau merasa kebutuhan emosionalnya kurang terpenuhi.

Dilansir dari geediting.com, berikut tujuh di antaranya, dengan merujuk pada pembahasan mengenai keterikatan, pengabaian emosional, dan hubungan interpersonal dalam psikologi.

1. Merasa kurang nyaman dengan sentuhan

Tidak semua orang memiliki tingkat kenyamanan yang sama terhadap sentuhan fisik. Seseorang yang sejak kecil tidak terbiasa menerima ekspresi kasih sayang melalui sentuhan mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk merasa nyaman ketika mendapat pelukan atau bentuk kontak fisik lainnya.

Sebagian orang dapat memilih menjaga jarak ketika seseorang mencoba mendekat secara fisik. Namun, ada pula yang justru sangat membutuhkan kedekatan setelah menemukan hubungan yang dianggap aman.

Karena itu, respons terhadap sentuhan tidak bisa digunakan sebagai tanda tunggal untuk mengetahui pengalaman masa kecil seseorang.

2. Membutuhkan waktu untuk membangun kedekatan emosional

Hubungan yang dekat membutuhkan rasa percaya dan keamanan. Bagi sebagian orang yang memiliki pengalaman pengabaian emosional, membuka diri kepada orang lain dapat terasa lebih sulit.

Mereka mungkin membutuhkan waktu lama sebelum menceritakan persoalan pribadi, menunjukkan kerentanan, atau benar-benar mempercayai seseorang.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore