
Ilustrasi, seseorang yang telah menemukan kebahagiaan sejati. Magnific/ cookie_studio.
JawaPos.com - Banyak orang menganggap bahwa kebahagiaan itu perasaan, yaitu sesuatu yang datang ketika kondisi tepat dan memudar ketika tidak.
Tapi, ilmu psikologi berkata lain, kebahagiaan bukan suasana hati, melainkan hasil dari cara hidup yang terstruktur, pilihan yang dibuat secara konsisten, dan lingkungan tempat tinggal seseorang.
Untuk mendapatkan kebahagiaan sejati, ada lima kebiasaan yang menurut penelitian perlu Anda terapkan, seperti dilansir JawaPos.com dari psychologytoday pada Selasa (28/7).
1. Menginvestasikan Hubungan Anda Seolah Hidup Bergantung Padanya
Studi Harvard tentang Perkembangan Dewasa menyimpulkan bahwa kualitas hubungan memprediksi kebahagiaan, kesehatan fisik, ketahanan kognitif, dan lamanya usia seseorang yang mengungguli kekayaan, kesuksesan karier, bahkan IQ sebagai prediktor kehidupan yang baik.
Para peneliti pun menyebut kebugaran sosial sebagai perilaku kesehatan inti yang setara dengan olahraga atau tidur, karena membutuhkan konsistensi.
Kemudian, sebuah meta-analisis tahun 2015 menemukan bahwa isolasi sosial berdampak pada kesehatan yang setara dengan merokok 15 batang tiap hari.
Penelitian biologi yang terbaru juga menghubungkan kesepian dengan peradangan sistemik dan jalur penyakit.
Dengan kata lain, manusia tidak hanya bergantung secara emosional pada koneksi, namun secara fisiologis dirancang untuk itu.
2. Lindungi Waktu Lebih Tegas daripada Uang
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022