Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Juli 2026 | 00.56 WIB

Tumbuh dalam Keluarga Kurang Mampu? Psikologi Menjelaskan 8 Sifat yang Sering Terbentuk

ilustrasi orang yang banyak akal. (Freepik) - Image

ilustrasi orang yang banyak akal. (Freepik)

JawaPos.com - Masa kecil yang dijalani dalam kondisi ekonomi serba terbatas tidak hanya memengaruhi kemampuan memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga dapat membentuk pola pikir, kebiasaan, dan cara seseorang memandang dunia.

Berbagai pengalaman yang dialami selama masa pertumbuhan sering kali meninggalkan pengaruh jangka panjang. Tanpa disadari, pengalaman hidup tersebut dapat membentuk karakter tertentu yang tetap terlihat hingga seseorang beranjak dewasa.

Merujuk pada GE Editing, berikut delapan sifat yang sering ditemukan pada orang yang dibesarkan dalam keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas berdasarkan sudut pandang psikologi.

1. Banyak akal

Salah satu sifat umum yang ditemukan pada orang dewasa yang tumbuh dalam keluarga miskin adalah banyak akal.

Mereka sering kali harus puas dengan apa yang tersedia, di mana ini membutuhkan kreativitas dan inovasi.

Tumbuh dalam kemiskinan dapat berarti mengembangkan kemampuan untuk melihat potensi di mana orang lain mungkin melihat kekurangan.

2. Empati

Sifat lain yang sering ditemukan pada mereka yang tumbuh dalam kemiskinan adalah empati.

Empati bukan tentang rasa kasihan, namun soal memahami situasi dan menawarkan dukungan tanpa menghakimi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore