
Perilaku orang yang merahasiakan profil media sosial menurut psikologi./Freepik.
JawaPos.com - Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, media sosial menjadi salah satu sarana utama bagi banyak orang untuk berbagi cerita, pendapat, dan aktivitas sehari-hari. Meski demikian, ada pula individu yang lebih nyaman menjaga privasi dengan mengatur akun menjadi privat, membatasi informasi yang ditampilkan, atau menyembunyikan aktivitas mereka dari publik.
Dalam kajian psikologi, pilihan untuk merahasiakan profil media sosial tidak selalu berarti seseorang tertutup atau antisosial. Sebaliknya, keputusan tersebut dapat mencerminkan karakter, cara berpikir, serta kecenderungan emosional tertentu dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Merujuk pada ulasan yang dipublikasikan oleh geediting.com, terdapat delapan ciri perilaku yang sering dikaitkan dengan orang-orang yang memilih menjaga kerahasiaan profil media sosial mereka.
1. Mengendalikan privasi digital
Orang-orang yang mengatur akun media sosial mereka dalam mode privat memiliki kecenderungan kuat untuk mengontrol informasi pribadi mereka di dunia digital. Mereka sangat selektif dalam memilih siapa yang dapat mengakses unggahan dan foto-foto mereka, mencerminkan kebutuhan mendalam akan perlindungan privasi.
Sikap kehati-hatian ini bukan berarti negatif, melainkan menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya batasan personal di era digital. Perilaku ini mencerminkan kepribadian yang sangat menghargai ruang pribadi dan bijak dalam membagikan informasi.
2. Mengutamakan koneksi bermakna
Mereka yang menjaga privasi akun media sosialnya cenderung lebih fokus pada kualitas pertemanan dibanding kuantitas pengikut. Bagi mereka, berbagi momen hidup lebih bermakna ketika dilakukan dengan orang-orang yang benar-benar peduli dan memiliki hubungan dekat.
Kebahagiaan mereka tidak diukur dari jumlah likes atau followers, melainkan dari kedalaman hubungan yang terjalin. Preferensi ini mencerminkan kecenderungan mereka untuk menjalin interaksi sosial yang lebih dalam dan bermakna, baik di dunia maya maupun nyata.
3. Tingkat ekstroversi yang lebih rendah

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
