
seseorang yang memamerkan barang bermerek./Magnific/freepik
JawaPos.com - Perbedaan antara kelas menengah dan orang yang benar-benar kaya sering kali bukan hanya terletak pada jumlah uang yang dimiliki, tetapi juga pada cara berpikir, kebiasaan, dan hubungan mereka dengan status sosial.
Dalam psikologi, terdapat konsep bahwa manusia cenderung menggunakan simbol-simbol tertentu untuk menunjukkan identitas, keberhasilan, atau posisi sosial. Fenomena ini dikenal sebagai status signaling.
Menariknya, beberapa kebiasaan yang dianggap sebagai tanda kesuksesan oleh sebagian orang justru dipandang berlebihan atau kurang penting oleh mereka yang memiliki kekayaan dalam jumlah besar.
Hal ini bukan berarti semua orang kaya berpikir sama, tetapi berbagai penelitian dalam psikologi sosial dan perilaku konsumen menunjukkan adanya kecenderungan bahwa individu yang sudah merasa aman secara finansial tidak lagi memiliki kebutuhan besar untuk terus membuktikan statusnya kepada orang lain.
Dilansir dari Expert Editor pada MInggu (5/7), terdapat tujuh kebiasaan kelas menengah yang sering dianggap "dibuat-buat" oleh orang kaya sejati menurut sudut pandang psikologi.
1. Terlalu Sering Memamerkan Barang Bermerek
Banyak orang menganggap tas, jam tangan, mobil, atau pakaian bermerek sebagai simbol keberhasilan. Tidak sedikit yang rela menghabiskan sebagian besar penghasilannya demi memiliki produk dengan logo yang mudah dikenali.
Dalam psikologi, perilaku ini berkaitan dengan conspicuous consumption, yaitu konsumsi yang bertujuan memperlihatkan status sosial kepada orang lain.
Sebaliknya, orang yang benar-benar kaya sering kali tidak merasa perlu menunjukkan kekayaannya melalui logo besar atau barang yang mencolok. Mereka lebih memilih kualitas, kenyamanan, dan nilai jangka panjang dibandingkan sekadar pengakuan sosial.
Mereka memahami bahwa rasa percaya diri yang berasal dari kondisi finansial yang stabil jauh lebih kuat daripada validasi dari penampilan luar.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
