
ilustrasi orang yang menghitung uang. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Kelompok masyarakat kelas menengah umumnya berada di posisi ekonomi yang tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Mereka biasanya memiliki pendapatan yang relatif stabil, akses pendidikan yang lebih baik, serta menjadi kelompok konsumen terbesar dalam struktur ekonomi.
Namun, dalam kondisi ekonomi modern saat ini, kelompok ini justru menjadi salah satu yang paling rentan terdampak inflasi. Kenaikan biaya hidup, terutama pada sektor perumahan dan kebutuhan pokok, membuat tekanan finansial semakin terasa.
Di sisi lain, kemampuan menabung juga semakin menurun. Hal ini terjadi karena pendapatan yang cenderung stagnan atau meningkat sangat lambat, sementara pengeluaran terus bertambah dari waktu ke waktu.
Mengutip dari English Jagran, berikut tujuh faktor yang menyebabkan masyarakat kelas menengah mengalami kesulitan dalam menyisihkan tabungan.
Baca Juga:Jika Anda Makan Sambil Berdiri di Meja Dapur, Anda Mungkin Menunjukkan 7 Ciri Ini Menurut Psikologi
1. Gaya hidup meningkat seiring dengan kenaikan gaji bertahap
Gaji naik secara bertahap, tetapi pengeluaran tumbuh lebih cepat, seperti mobil, ponsel baru, atau memiliki rumah.
Terutama di dunia modern, ketika semuanya ada di ujung jari Anda, aplikasi perdagangan cepat juga menghilangkan semua kenaikan gaji tersebut.
2. Tekanan teman sebaya
Menjadi kelas menengah juga berarti aktif secara sosial, termasuk pesta, pernikahan, festival, dan menjamu tamu terjadi secara teratur.
Media sosial modern memudahkan Anda untuk melihat bagaimana orang lain hidup dan dapat memberi tekanan pada ketika Anda mulai membandingkan diri.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
