
Ilustrasi rekan kerja yang mengobrol. (Freepik)
JawaPos.com - Lingkungan kerja memiliki peran penting dalam memengaruhi kenyamanan, produktivitas, dan kesehatan mental seseorang. Hubungan yang sehat dengan rekan kerja maupun atasan dapat menciptakan suasana kerja yang lebih positif.
Sebaliknya, kehadiran rekan kerja yang memiliki perilaku toxic dapat memicu konflik, menurunkan semangat kerja, merusak kekompakan tim, hingga memberikan tekanan emosional jika dibiarkan berlangsung dalam jangka panjang.
Mengutip Times of India, terdapat lima perilaku yang sering dikaitkan dengan rekan kerja toxic berdasarkan sudut pandang psikologi. Mengenali tanda-tandanya sejak dini dapat membantu Anda menjaga hubungan profesional sekaligus melindungi kesehatan mental di lingkungan kerja.
1. Mereka selalu berperan sebagai korban
Rekan kerja toxic menggambarkan diri mereka sebagai korban, disalahpahami, diperlakukan tidak adil, atau dibebani secara tidak adil.
Mereka tidak pernah bertanggung jawab atas tindakan sendiri, mudah menyalahkan orang lain, dan berperan sebagai korban.
Menurut psikologi, perilaku ini berasal dari kebutuhan untuk mengalihkan tanggung jawab dan memanipulasi simpati orang lain.
2. Mereka suka gosip dan drama
Rekan kerja yang beracun memanfaatkan drama kantor dan menggunakan gosip sebagai senjata.
Psikologi mencatat bahwa gosip dapat menjadi bentuk agresi tidak langsung, cara untuk merusak reputasi seseorang tanpa konfrontasi langsung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022