
Kepribadian orang menonton TV maraton setiap malam menurut Psikologi
JawaPos.com – Kebiasaan menonton TV secara maraton setiap malam tidak hanya dianggap sebagai bentuk hiburan, tetapi juga dapat mencerminkan pola kepribadian seseorang. Dalam kajian psikologi, perilaku ini kerap dikaitkan dengan cara individu mengelola stres dan waktu luang.
Sebagian orang melakukannya untuk melepas penat setelah beraktivitas, sementara yang lain bisa saja tanpa sadar menjadikannya rutinitas yang sulit dikendalikan. Kebiasaan ini kemudian dipandang sebagai salah satu indikator tertentu dalam karakter seseorang.
Mengutip laporan dari geediting.com, terdapat tujuh ciri kepribadian yang dikaitkan dengan kebiasaan menonton TV secara maraton setiap malam menurut psikologi.
Baca Juga:Jangan sampai Terjebak, Ini 8 Tips Membebaskan Diri dari Opini Orang Lain Menurut Psikologi
1. Mencari kenyamanan sehari-hari
Kebiasaan menonton serial TV secara maraton ternyata memiliki kaitan erat dengan kebutuhan akan rasa nyaman dalam rutinitas sehari-hari. Para peneliti psikologi menemukan bahwa individu yang gemar binge-watching seringkali mencari pelarian yang familiar dan menenangkan setelah hari yang melelahkan.
Menonton episode demi episode memberikan struktur yang dapat diprediksi, menciptakan semacam ritual yang menenangkan di tengah kehidupan yang penuh ketidakpastian. Meski demikian, perilaku ini tidak selalu mengindikasikan upaya melarikan diri dari masalah, melainkan lebih kepada metode relaksasi yang telah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
2. Karakter burung malam
Mayoritas penggemar binge-watching memiliki kecenderungan untuk tetap terjaga hingga larut malam, terutama ketika sedang asyik mengikuti alur cerita serial favorit mereka. Para psikolog mengaitkan fenomena ini dengan beberapa faktor, termasuk kecenderungan untuk lebih fokus dan produktif di malam hari, serta suasana tenang yang mendukung untuk menikmati tontonan tanpa gangguan.
Kebiasaan menunda waktu tidur demi menonton “satu episode lagi” menjadi pola yang umum di kalangan pencinta binge-watching. Menariknya, mereka justru merasa lebih nyaman dan dapat menikmati tontonan dengan lebih baik pada jam-jam larut.
3. Kemampuan fokus yang tinggi

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
