Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Juli 2026 | 04.12 WIB

Perlu Waspada, 9 Kebiasaan Digital Ini Bisa Merusak Kesehatan Mental Menurut Psikologi

Kebiasaan digital yang merusak kesehatan mental menurut Psikologi. (Freepik/ pvproductions) - Image

Kebiasaan digital yang merusak kesehatan mental menurut Psikologi. (Freepik/ pvproductions)

JawaPos.com – Kemajuan teknologi digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari dan memberikan banyak kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan. Meski demikian, penggunaan teknologi yang tidak bijak juga dapat membawa dampak negatif, terutama terhadap kesehatan mental.

Menurut kajian psikologi, kebiasaan digital yang dilakukan secara berlebihan atau tanpa kontrol berpotensi memengaruhi kondisi emosional, menurunkan produktivitas, hingga mengganggu hubungan sosial. Oleh karena itu, mengenali pola penggunaan teknologi yang kurang sehat menjadi langkah penting untuk menjaga kesejahteraan mental.

Mengutip laporan dari geediting.com, terdapat sembilan kebiasaan digital yang perlu diwaspadai karena dinilai dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan mental menurut psikologi.

1. Kecanduan mengecek ponsel

Seperti sebuah refleks otomatis, tangan akan meraih ponsel setiap ada jeda dalam percakapan atau saat menunggu bus atau bahkan selama jeda iklan di TV. Kebiasaan ini sudah tertanam begitu dalam sehingga sering kali tidak disadari telah menjadi perilaku kompulsif yang sulit dikendalikan.

Setiap notifikasi yang masuk - baik itu pesan teks, email, atau update media sosial - memicu pelepasan dopamin di otak yang menciptakan siklus kecanduan dimana seseorang terus-menerus menginginkan “asupan” interaksi digital berikutnya. Kondisi ini membuat otak terprogram untuk tidak puas dengan momen saat ini dan selalu mencari stimulus eksternal.

2. Kebiasaan mengecek ponsel di pagi dan malam hari

Memulai hari dengan mengecek notifikasi ponsel membuat pikiran langsung dipenuhi berbagai informasi sebelum otak benar-benar siap memproses. Ketika malam, kebiasaan scrolling tanpa batas membuat jam tidur tertunda dan kualitas istirahat terganggu.

Paparan cahaya biru dari layar ponsel mengirim sinyal pada otak untuk tetap terjaga, mengganggu produksi hormon melatonin yang penting untuk tidur berkualitas. Kebiasaan ini menciptakan siklus tidak sehat dimana tubuh selalu dalam mode siaga dan sulit mendapatkan ketenangan yang dibutuhkan.

3. Doomscrolling tanpa sadar waktu

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore