Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2026 | 21.02 WIB

7 Tanda Jika Media Sosial Bikin Kamu Lebih Cemas dari Sebelumnya Menurut Psikologi

Ilustrasi cemas (freepik) - Image

Ilustrasi cemas (freepik)

JawaPos.com - Media sosial kini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat modern.

Namun, penggunaan yang berlebihan tanpa disadari dapat memberikan dampak kurang baik terhadap kesehatan mental, salah satunya munculnya rasa cemas.

Dalam kajian psikologi, media sosial diketahui dapat memicu kecemasan ketika seseorang terlalu sering membandingkan dirinya dengan orang lain, bergantung pada validasi dari dunia digital, atau mengalami ketakutan tertinggal informasi yang dikenal dengan istilah fear of missing out (FOMO).

Mengutip dari geediting.com pada Rabu (1/7), terdapat tujuh tanda yang menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dapat membuat seseorang menjadi lebih cemas menurut perspektif psikologi.

1. Membandingkan diri dengan orang lain

Perangkap membandingkan diri melalui media sosial telah menjadi fenomena yang sulit dihindari dalam kehidupan digital saat ini. Setiap kali membuka feed media sosial, kita disuguhi berbagai konten tentang teman yang sedang berlibur mewah, rekan kerja yang mendapat promosi, atau teman seusia yang sudah membeli rumah pertama mereka.

Meski terlihat menyenangkan, konten-konten tersebut seringkali hanya menampilkan sisi terbaik dari kehidupan seseorang, bukan realitas sehari-hari yang penuh tantangan dan hal-hal biasa. Penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidupnya masing-masing dan apa yang terlihat di media sosial hanyalah highlight reel yang telah dikurasi dengan cermat.

2. Kebutuhan akan validasi yang tak berkesudahan

Perasaan bahagia yang muncul ketika postingan mendapat banyak like atau share telah menjadi fenomena umum di era digital. Tombol like yang sebenarnya hanya simbol dukungan digital telah berubah menjadi tolok ukur nilai diri bagi sebagian orang.

Sistem notifikasi yang terus-menerus membuat kita obsesif mengecek ponsel setiap beberapa menit. Platform media sosial sengaja dirancang untuk mengeksploitasi kebutuhan akan pengakuan ini, yang pada akhirnya dapat memicu kecemasan, stres, dan menurunkan kepercayaan diri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore