Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2026 | 05.00 WIB

Tampak Sempurna, 7 Tipe Pria Ini Justru Bikin Hubungan Sengsara

Ilustrasi pria yang bikin hubungan sengsara. (freepik) - Image

Ilustrasi pria yang bikin hubungan sengsara. (freepik)

JawaPos.com - Dalam dinamika interpersonal, pria kerap dituntut memainkan berbagai peran penting seperti menjadi pasangan, sahabat, pelindung, hingga rekan hidup yang suportif. Namun, pakar psikologi hubungan memperingatkan bahwa beberapa peran tersebut bisa berubah menjadi racun mematikan ketika beralih menjadi seluruh kepribadian seorang pria.

Fenomena ini sering kali terjadi tanpa disadari, di mana karakter yang awalnya terlihat sangat positif dan menarik justru berujung pada kehancuran komitmen jangka panjang. Hubungan romantis yang sehat membutuhkan keseimbangan emosional yang setara, bukan dominasi satu dimensi kepribadian yang kaku.

Dikutip dari Your Tango, jika dibiarkan tanpa kompromi, tujuh tipe pria yang sekilas tampak hebat ini justru berpotensi besar membuat pasangannya menderita dan memicu keretakan rumah tangga yang permanen.

1. Karakter 'Sang Ayah' yang Overprotektif

Tipe pria ini pada awalnya sangat memikat karena menawarkan dukungan finansial, keselamatan, dan jaminan keamanan yang tinggi bagi wanita. Karakteristik ini memberikan rasa tenang mendalam bagi pasangannya yang mendambakan sosok pelindung.

Namun, bahaya laten muncul ketika ia tidak lagi memandang pasangannya sebagai seorang rekan yang setara, melainkan memosisikannya layaknya anak perempuan yang harus diasuh dan dikendalikan. Ketika terjadi perbedaan pendapat, ia tidak segan-segan memarahi atau mendominasi pasangannya secara sepihak.

Dinamika tidak sehat ini lambat laun akan memicu naluri pemberontakan dari pihak wanita. Hubungan pun berubah menjadi toxic karena sang wanita mulai bertingkah kekanak-kanakan hanya demi membalas dendam atas kekangan tersebut.

2. Sisi Egois 'Si Anak Nakal' (Bad Boy)

Daya tarik pria pemberontak, penuh petualangan, dan tidak berusaha menyenangkan siapa pun memang menjadi magnet tersendiri bagi banyak wanita. Kejujuran sikapnya yang apa adanya sering kali dianggap sebagai sebuah nilai autentik dalam sebuah hubungan awal.

Sayangnya, kelemahan terbesar dari arketipe ini adalah hilangnya rasa saling percaya dalam jangka panjang. Pria tipe ini pada dasarnya hanya jujur pada dirinya sendiri dan cenderung sangat egois dalam mengejar apa yang ia inginkan.

Jika ia menginginkan wanita lain, ia tidak akan ragu untuk melangkah ke sana tanpa memedulikan komitmen yang ada. Akibatnya, sebagian besar wanita hanya melihat tipe ini sebagai hiburan jangka pendek, bukan sosok yang layak untuk masa depan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore