Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juni 2026 | 02.20 WIB

7 Kebiasaan yang Membuat Anda Lebih Menarik dengan Cepat Tanpa Mengubah Penampilan Anda Menurut Psikologi

seseorang yang tersenyum dengan tulus / foto: Magnific/benzoix - Image

seseorang yang tersenyum dengan tulus / foto: Magnific/benzoix

JawaPos.com - Menjadi pribadi yang menarik bukan hanya soal wajah yang rupawan, pakaian bermerek, atau bentuk tubuh yang ideal. Berbagai penelitian psikologi menunjukkan bahwa daya tarik seseorang jauh lebih banyak dipengaruhi oleh perilaku, cara berkomunikasi, dan sikap terhadap orang lain daripada sekadar penampilan fisik.

Tidak heran jika kita sering bertemu seseorang yang secara fisik biasa saja, tetapi mampu memikat banyak orang. Sebaliknya, ada pula orang yang memiliki penampilan menarik namun sulit disukai karena sikap dan kebiasaannya.

Kabar baiknya, daya tarik seperti ini dapat dilatih. Anda tidak perlu mengubah gaya berpakaian, menjalani perawatan mahal, atau mengubah penampilan secara drastis. Cukup dengan membangun kebiasaan tertentu, orang lain dapat melihat Anda sebagai sosok yang lebih hangat, percaya diri, dan menyenangkan.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (27/6), terdapat tujuh kebiasaan yang menurut psikologi dapat membuat Anda lebih menarik dalam waktu relatif singkat.

1. Tersenyum dengan Tulus

Senyuman merupakan salah satu bentuk komunikasi nonverbal paling kuat. Dalam psikologi sosial, senyuman yang tulus mampu meningkatkan persepsi bahwa seseorang ramah, dapat dipercaya, dan mudah didekati.

Senyum yang berasal dari perasaan positif melibatkan otot di sekitar mata sehingga terlihat alami. Sebaliknya, senyum yang dipaksakan sering kali hanya melibatkan bibir sehingga mudah dikenali sebagai ekspresi yang kurang tulus.

Saat Anda tersenyum dengan tulus, orang lain cenderung merasa lebih nyaman berada di sekitar Anda. Bahkan, senyum juga dapat menciptakan efek "penularan emosi", di mana orang lain ikut merasakan suasana hati yang lebih positif.

Cara membiasakannya:

Sambut orang dengan senyum saat pertama bertemu.
Tersenyumlah ketika mengucapkan terima kasih.
Jangan memaksakan senyum dalam setiap situasi, tetapi biarkan muncul secara alami.

2. Menjadi Pendengar yang Baik

Salah satu kesalahan terbesar dalam komunikasi adalah terlalu fokus untuk berbicara daripada mendengarkan.

Psikologi menunjukkan bahwa manusia secara alami menyukai orang yang membuat mereka merasa didengar dan dipahami. Ketika seseorang benar-benar memperhatikan cerita kita, otak akan mengasosiasikan pengalaman tersebut dengan perasaan nyaman.

Menjadi pendengar yang baik bukan berarti hanya diam. Anda perlu memberikan respons seperti menganggukkan kepala, mengajukan pertanyaan lanjutan, atau mengulangi poin penting yang disampaikan lawan bicara.

Kebiasaan ini membuat orang merasa dihargai sehingga hubungan menjadi lebih dekat.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore