
Ilustrasi seseorang yang mempertahankan harga diri (Magnific/Bokodi)
JawaPos.com - Harga diri bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Ia dibentuk oleh cara seseorang memandang dirinya sendiri, menetapkan batasan, serta menentukan apa yang layak diterima dan apa yang tidak. Dalam psikologi, harga diri yang sehat berkaitan dengan rasa hormat terhadap diri sendiri, kemampuan mengenali nilai pribadi, dan keberanian untuk mengambil keputusan yang sesuai dengan prinsip yang diyakini.
Sering kali, seseorang kehilangan harga dirinya bukan karena orang lain, melainkan karena terlalu sering mengabaikan kebutuhan dan nilai-nilai yang penting bagi dirinya sendiri. Oleh karena itu, ada beberapa hal mendasar yang perlu selalu disetujui dan diyakini agar seseorang dapat mempertahankan harga dirinya dalam berbagai situasi.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (18/6), terdapat delapan hal yang perlu kamu sepakati dengan dirimu sendiri jika ingin menjaga harga diri menurut sudut pandang psikologi.
1. Setuju Bahwa Kamu Tidak Harus Menyenangkan Semua Orang
Banyak orang menghabiskan waktu dan energi untuk mendapatkan persetujuan dari semua orang. Mereka takut mengecewakan orang lain dan akhirnya mengorbankan kebutuhan serta keinginan pribadi.
Psikologi menunjukkan bahwa kebutuhan untuk selalu disukai dapat membuat seseorang kehilangan identitas dirinya. Orang dengan harga diri yang sehat memahami bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang normal dan tidak semua orang harus menyukai mereka.
Ketika kamu menerima bahwa tidak mungkin menyenangkan semua orang, kamu akan lebih berani mengatakan "tidak" pada hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai dan batasan pribadimu.
2. Setuju Bahwa Perasaanmu Valid dan Layak Didengarkan
Sering kali seseorang mengabaikan emosi yang dirasakannya demi terlihat kuat atau agar tidak merepotkan orang lain. Padahal, emosi adalah sinyal penting yang membantu kita memahami kebutuhan diri sendiri.
Harga diri yang sehat tumbuh ketika seseorang mengakui bahwa perasaan sedih, kecewa, marah, atau takut bukanlah kelemahan. Semua emosi memiliki tempat dan pantas untuk dipahami, bukan ditekan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
