Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Juni 2026 | 03.53 WIB

8 Kalimat yang Sering Dikatakan Orang yang Ingin Tetap Dekat Denganmu tetapi Tidak Mau Berkomitmen Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang tidak ingin berkomitmen dengan pasangannya (Magnific/Katemangostar) - Image

Ilustrasi seseorang yang tidak ingin berkomitmen dengan pasangannya (Magnific/Katemangostar)

JawaPos.com - Hubungan tidak selalu berakhir karena kurangnya perasaan. Dalam banyak kasus, seseorang sebenarnya menikmati kehadiranmu, menyukai perhatian dan kedekatan yang kamu berikan, tetapi pada saat yang sama mereka tidak siap untuk membangun komitmen yang jelas. Psikologi hubungan menjelaskan bahwa kondisi ini sering berkaitan dengan ketidakmatangan emosional, ketakutan terhadap kedekatan yang terlalu dalam, atau gaya keterikatan yang menghindar (avoidant attachment).

Orang yang tidak siap secara emosional sering kali mengirimkan pesan yang membingungkan. Mereka ingin kamu tetap ada, tetapi enggan memberikan kepastian. Akibatnya, hubungan terasa menggantung dan penuh tanda tanya.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (17/6), terdapat delapan kalimat yang sering diucapkan oleh orang yang ingin tetap dekat denganmu tetapi tidak ingin berkomitmen, beserta penjelasan psikologis di baliknya.

1. "Aku belum siap untuk hubungan yang serius."

Kalimat ini mungkin terdengar jujur, dan memang terkadang demikian. Namun, banyak orang menggunakannya sambil tetap mempertahankan kedekatan emosional dengan seseorang.

Secara psikologis, mereka mungkin menikmati kenyamanan, perhatian, dan rasa aman yang kamu berikan, tetapi belum bersedia mengambil tanggung jawab yang menyertai sebuah hubungan.

Yang perlu diperhatikan adalah tindakan mereka. Jika seseorang berulang kali mengatakan belum siap, tetapi terus mencari perhatian dan keintiman tanpa memberikan kejelasan, kemungkinan mereka memang ingin mendapatkan manfaat dari hubungan tanpa komitmen yang jelas.

2. "Aku takut menyakitimu."

Sekilas kalimat ini terdengar penuh perhatian. Namun, psikologi menunjukkan bahwa ungkapan tersebut terkadang merupakan cara tidak langsung untuk mengatakan, "Aku tidak bisa memberikan apa yang kamu harapkan."

Mereka mungkin menyadari keterbatasan emosional mereka, tetapi alih-alih membuat keputusan yang tegas, mereka memilih mempertahankan hubungan dalam kondisi yang ambigu.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore