Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Juni 2026 | 01.38 WIB

Bekerja Tanpa Henti Bukan Selalu Hebat, 4 Perilaku Ini Bisa Menjadi Tanda Seseorang Terlalu Terobsesi dengan Karier

Ilustrasi orang yang terobsesi dengan pekerjaannya (Magnific) - Image

Ilustrasi orang yang terobsesi dengan pekerjaannya (Magnific)

JawaPos.com - Kesuksesan dalam karier sering dianggap sebagai salah satu ukuran keberhasilan dalam hidup. 

Banyak orang bekerja keras untuk mencapai posisi yang lebih baik, memperoleh penghasilan yang lebih tinggi, atau mewujudkan impian profesional yang telah lama mereka kejar. 

Ambisi seperti itu tentu bukan hal yang salah. Bahkan, semangat untuk berkembang sering menjadi pendorong utama lahirnya berbagai pencapaian besar.

Namun, di balik budaya yang sering memuji kesibukan dan produktivitas, terdapat sisi lain yang jarang dibicarakan. 

Ketika pekerjaan mulai mengambil alih hampir seluruh aspek kehidupan, batas antara dedikasi dan obsesi bisa menjadi semakin kabur.

Seseorang mungkin terlihat sangat sukses dari luar, tetapi diam-diam kehilangan waktu untuk diri sendiri, keluarga, kesehatan, atau hal-hal lain yang sama pentingnya.

Psikolog dan pakar pengembangan diri sering menekankan bahwa hubungan yang sehat dengan pekerjaan bukan hanya soal bekerja keras, tetapi juga tentang kemampuan menjaga keseimbangan. 

Dilansir dari Yourtango, inilah empat perilaku yang dapat menjadi tanda seseorang terlalu terobsesi dengan kariernya.

1. Merasa Bersalah saat Tidak Bekerja

Bagi sebagian orang, waktu istirahat adalah kesempatan untuk memulihkan energi dan menikmati kehidupan di luar pekerjaan. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore