
Ilustrasi seseorang yang rutin memposting di media sosial (Magnific/Tirachardz)
JawaPos.com - Di era media sosial, hampir semua orang ingin menunjukkan sisi terbaik dari dirinya. Tidak ada yang salah dengan membagikan momen bahagia, pencapaian, atau pengalaman berharga. Namun, psikologi menunjukkan bahwa dalam beberapa kasus, kebutuhan untuk terus-menerus menampilkan citra tertentu dapat menjadi cara untuk menutupi perasaan tidak puas terhadap diri sendiri atau kurangnya pencapaian yang dirasakan dalam kehidupan nyata.
Fenomena ini dikenal sebagai self-presentation atau manajemen kesan, yaitu usaha seseorang untuk membentuk bagaimana orang lain memandang dirinya. Ketika seseorang merasa kurang percaya diri terhadap pencapaian nyata yang dimilikinya, ia terkadang lebih fokus membangun citra daripada membangun kehidupan yang sebenarnya.
Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (16/6), terdapat 10 hal yang sering diposting secara berlebihan yang, menurut psikologi, dapat menjadi tanda adanya kebutuhan untuk menutupi kurangnya pencapaian nyata.
1. Kutipan Motivasi Setiap Hari Tanpa Tindakan Nyata
Kutipan inspiratif memang dapat memberikan semangat. Namun, ketika seseorang terus membagikan kata-kata tentang kesuksesan, disiplin, dan kerja keras tanpa adanya bukti nyata dalam kehidupannya, hal itu bisa menjadi bentuk kompensasi psikologis.
Menurut teori self-enhancement, seseorang terkadang mencoba meningkatkan citra dirinya melalui simbol-simbol kesuksesan, meskipun hasil nyata belum sesuai dengan yang diharapkan.
Bukan berarti semua orang yang suka membagikan kutipan motivasi tidak sukses. Namun, jika hal itu menjadi aktivitas utama dibandingkan tindakan nyata, mungkin ada kebutuhan untuk terlihat produktif tanpa benar-benar bergerak maju.
2. Pamer Kesibukan secara Berlebihan
"Kerja sampai tengah malam."
"Tidak sempat tidur."
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
